Gunung Semeru Naik Status Awas, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 17 Km
Minggu, 04 Desember 2022 - 13:18 WIB
loading...
Gunung Semeru, mengalami peningkatan aktivitas vulkanik, dan statusnya dinaikkan menjadi awas atau level IV. Foto/DOK.SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
LUMAJANG - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jatim, mengalami peningkatan, sejak Minggu (4/12/2022) dini hari. Kondisi ini membuat status Gunung Semeru dinaikkan, dari siaga level III, menjadi awas level IV.
Baca juga: Minggu Wage Semeru Muntahkan Awan Panas, Warga Diminta Menjauh dari Radius 17 Km
Sejak Minggu (4/12/2022) dini hari, terjadi letusan dari kawah Gunung Semeru. Letusan itu juga disusul dengan guguran awan panas, dan lava pijar. Guguran awan panas, meluncur ke kawasan Curah Kobokan, dengan jarak luncur mencapai 7 km.
Dalam laporan tertulis Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, yang dibuat Mukdas Sofian, disebutkan, gunung dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami lima kali gempa letusan sepanjang pukul 06.00-12.00 WIB.
Baca juga: Sabtu Pon Garut Diguncang Gempa, Ada Pertanda Ini Menurut Primbon Jawa
Gempa letusan tersebut, memiliki amplitudo 40 mm, dan lama gempa 50-100 detik. Selain itu juga terjadi satu kali gempa Awan Panas Guguran (APG), dengan amplitudo 40 mm.
Baca juga: Minggu Wage Semeru Muntahkan Awan Panas, Warga Diminta Menjauh dari Radius 17 Km
Sejak Minggu (4/12/2022) dini hari, terjadi letusan dari kawah Gunung Semeru. Letusan itu juga disusul dengan guguran awan panas, dan lava pijar. Guguran awan panas, meluncur ke kawasan Curah Kobokan, dengan jarak luncur mencapai 7 km.
Dalam laporan tertulis Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, yang dibuat Mukdas Sofian, disebutkan, gunung dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami lima kali gempa letusan sepanjang pukul 06.00-12.00 WIB.
Baca juga: Sabtu Pon Garut Diguncang Gempa, Ada Pertanda Ini Menurut Primbon Jawa
Gempa letusan tersebut, memiliki amplitudo 40 mm, dan lama gempa 50-100 detik. Selain itu juga terjadi satu kali gempa Awan Panas Guguran (APG), dengan amplitudo 40 mm.
Lihat Juga :