Gempa Dahsyat Guncang Barat Daya Garut, Badan Geologi Sebut Ada Pelapukan

Sabtu, 03 Desember 2022 - 21:35 WIB
loading...
Gempa Dahsyat Guncang...
Gempa susulan terjadi usai gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Garut, Jabar. Foto/BMKG
A A A
BANDUNG - Gempa dahsyat yang berpusat di barat daya Kabupaten Garut, Jabar, Sabtu (3/12/2022) pukul 16.49 WIB, membuat kaget warga. Hasil analisa Tim Tanggap Darurat Gempa Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), pusat gempa mengalami pelapukan.

Baca juga: Sabtu Pon Garut Diguncang Gempa, Ada Pertanda Ini Menurut Primbon Jawa

Berdasarkan hasil analisa Tim Tanggap Darurat PVMBG di bawah naungan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, Jabar.



Morfologi wilayah tersebut, pada umumnya berupa dataran pantai yang berbatasan dengan morfologi perbukitan bergelombang, hingga perbukitan terjal pada bagian utara.

Baca juga: Tragis! Mancing Ikan, Anggota Pamdal DPRD Tanjung Jabung Timur Dimangsa Buaya Muara

Wilayah ini secara umum tersusun oleh endapan kuarter berupa aluvial pantai, aluvial sungai, batuan rombakan gunung api muda (breksi gunung api, lava, tuff) dan batuan berumur tersier berupa batuan sedimen dan batuan rombakan gunung api.

"Sebagian batuan berumur tersier, dan batuan rombakan gunung api muda, kondisinya telah mengalami pelapukan," ungkap Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan.

Endapan kuarter dan batuan yang telah mengalami pelapukan tersebut, lanjutnya, pada umumnya bersifat lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

Baca juga: Truk vs Motor di Natar Lampung Selatan, 2 ASN Tewas

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi.

"Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas penunjaman atau subduksi, atau dapat disebut juga gempa bumi intraslab," katanya.

DataBadan Geologi menyebutkan, sebaran permukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak pada Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi menengah."Wilayah pantai selatan Garut, dan Cianjur, tergolong rawan tsunami dengan potensi tinggi tsunami di garis pantai lebih dari tiga meter," katanya.

Baca juga: Wow! Acara Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Gudono Dikawal Pasukan Berkekuatan 2 Batalyon

Badan Geologi memberikan sejumlah rekomendasi. Pertama, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan."Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab, mengenai gempa bumi dan tsunami," tegasnya.

Kedua, bangunan di Kabupaten Garut, dan Cianjur, harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi, guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.

Ketiga, karena wilayah Kabupaten Garut, dan Cianjur, tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.

"Terakhir, kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Papua Barat Daya, Resmi...
Papua Barat Daya, Resmi Jadi Provinsi ke-38 Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved