Tak Sempat Ganti Baju di Pengungsian, Korban Gempa Cianjur Pilih Pakaian Layak Pakai di SDN Gintung

Jum'at, 02 Desember 2022 - 20:51 WIB
loading...
Tak Sempat Ganti Baju...
Pengungsi korban gempa Cianjur sibuk memilih pakaian layak pakai di teras SDN Gintung, Cugenang, Cianjur. Foto/MPI/Ricky Susan
A A A
CIANJUR - Sejumlah pengungsi korban gempa Cianjur sibuk membolak-balik pakaian layak pakai yang menggunung. Tumpukan pakaian itu berada di teras SDN Gintung, Kampung Mangun, Desa Mangunkerta, Cugenang, Cianjur, Jumat (2/12/2022).

Romisah (57) seorang pengungsi mengaku baru bisa datang untuk mengambil bantuan baju layak pakai yang banyak terdapat di posko-posko bantuan, termasuk di SDN Gintung.

Baca juga: Tenda Romantis untuk Kebutuhan Biologis Pengungsi Gempa Cianjur hanya Bertahan 3 Hari, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, dia belum butuh baju ganti. Sebab yang diutamakan adalah kebutuhan sembako seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral dan sebagainya.

"Kalau tidak salah bantuan pakaian ini sudah datang sejak hari kedua. Banyak bertumpuk di sini. Waktu itu mah kita belum butuh baju, kami lebih butuh sembako," tutur Romisah.



Setelah kebutuhan sembako dirasa cukup untuk satu pekan ke depan, Romisah baru memikirkan pakaian untuk ganti.

"Rumah saya ambruk, jadi tidak ada pakaian untuk ganti. Tapi selama ini belum terpikirkan untuk cari baju ganti. Baru sekarang bisa dilakukan," ujarnya.

Baca juga: Korban Gempa Cianjur Meninggal usai Guncangan Gempa Susulan

Hal itu diamini oleh Isom (55) yang bersama-sama Romisah serta beberapa perempuan lain datang ke SDN Gintung.

Isom mengaku butuh kain panjang dan baju untuk anak-anaknya.

"Anak-anak butuh baju ganti. Selama di pengungsian belum pernah ganti baju," katanya.

Isom pun mengaku tahu ada bantuan berupa pakaian yang banyak, bertumpuk di SDN Gintung yang lokasinya tak jauh dari posko pengungsian. Selama ini tak ada yang mengambil pakaian tersebut sehingga bertumpuk.

"Malah yang berada di luar mah banyak yang mubazir karena terkena hujan. Ini yang utuh karena aman berada di teras sekolah tidak kena hujan," ungkapnya.

Saat ditemui, Isom mengaku sudah mendapatkan beberapa potong kain panjang, kaos untuk anak-anak, dan hijab untuk dirinya sendiri.

"Lumayan untuk ganti, nanti kalau kurang ke sini lagi," tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Cianjur Herman Suherman mengakui banyak bantuan logistik yang tidak merata dan salah sasaran. Akibatnya, bantuan tersebut menumpuk di titik-titik tertentu.

"Akibat bantuan tidak merata itu timbul anggapan pendistribusian logistik dari posko utama pemerintah tidak sampai. Munculah hoaks-hoaks yang menyalahkan kami," kata Herman.

Herman pun lantas mengimbau bantuan yang datang tidak langsung ke lokasi, tetapi masuk dulu ke posko utama di Gedung Bale Rancage dan Kantor BPBD Kabupaten Cianjur.

"Teknis pengambilannya pun sekarang sederhana, tidak birokratis. Ketua RT tinggal datang bawa daftar kebutuhan langsung bisa ambil, tidak perlu melalui desa dan kecamatan segala," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Banjir Demak, Jumlah...
Banjir Demak, Jumlah Pengungsi Bertambah Menjadi 2.839 Jiwa
Data Terkini Pengungsi...
Data Terkini Pengungsi Bencana Sumatera, 12.994 Orang Masih Tinggal di Tenda
Jeans dan Kaos Dilarang?...
Jeans dan Kaos Dilarang? Ini Aturan Berpakaian saat UTBK 2026
Pengungsi Turun 99,63...
Pengungsi Turun 99,63 Persen, DPR Puji Kinerja Satgas PRR Tangani Bencana di Sumatera
Satgas Percepatan Rehabilitasi...
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fokus Wujudkan Nol Pengungsi di Tenda
Rekomendasi
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Berita Terkini
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Tak Percaya Cara Netanyahu di Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved