Top Banget! Ibu Muda Nekat Tinggalkan Dunia Perbankan di Manado, dan Sukses Jualan Cilok

Jum'at, 02 Desember 2022 - 15:47 WIB
loading...
Top Banget! Ibu Muda...
Liani Tiara Gabriela Mahda (29) seorang Ibu rumah tangga asal Minahasa Utara, sukses mengembangkan usaha cilok. Foto/MPI/Subhan Sabu
A A A
BITUNG - Langkah nekat Liani Tiara Gabriela Mahda (29) keluar dari dunia perbankan, tak lepas dari keraguan banyak orang di sekitarnya. Pasalnya, ibu muda ini nekat meninggalkan kemapanan di tempatnya bekerja, dan justru memilih untuk berjualan cilok.

Baca juga: Tersentuh, Erick Thohir Ulurkan Tangan Bantu Keluarga Penjual Cilok di Bandung

Ibu rumah tangga asal Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) tersebut, harus banting tulang membangun usaha mandiri yang dikembangkannya. Pengalamannya di dunia perbankan selama lima tahun, serta kemampuan menjalankan usaha kini membawanya sukses dengan usaha cilok.



Liani mengaku, memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia perbankan yang telah digelutinya, karena berbagai pertimbangan. Di antaranya, pertimbangan keluarga, serta meneruskan usahanya berjualan.

Baca juga: Perairan Batam Masih Rawan Jadi Jalur Penyelundupan Sabu Jaringan Internasional

"Sebelumnya, saya bekerja di sebuah bank swasta di Manado. Sudah lima tahun saya bekerja. Kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dan membuka usaha, yaitu bakso tusuk atau cilok, dengan bahan dasar tuna dan tepung tapioka," tutur Liani.

Awalnya, karena belum memiliki latar belakang berjualan cilok, wanita murah senyum ini memutuskan untuk membuka usaha waralaba terlebih dahulu.Selang beberapa bulan, setelah mengetahui lika-liku bisnis tersebut, akhirnya dia putuskan untuk membuka sendiri.

"Pada awal buka usaha, jalan yang saya lalui tak mulus. Karena pada waktu itu, pandemi Covid-19 terjadi, memang harus berjuang," ujar ibu rumah tangga yang kini tengah hamil tujuh bulan tersebut.

Baca juga: Oknum TNI Bebaskan Paksa Penambang Ilegal? Ini Penjelasan Dandim dan Kapolres Madina

Namun demikian kata dia, untuk menjadi wiraswasta yang berhasil tidak boleh menyerah, meskipun di tengah pandemi Covid-19. "Saya berpegang pada pepatah, pelaut yang tangguh tidak lahir dari laut yang tenang, melainkan dari ombak yang besar dan badai. Meskipun pada saat itu terjadi pandemi Covid-19, namun saya terus berusaha untuk bertahan membuka usaha, karena Tuhan pasti menolong," tambahnya.

Rupanya usaha tak mengkhianati hasil, setelah pandemi Covid-19 mulai berakhir, anak-anak kembali ke sekolah, usaha yang dibukanya, mulai ramai, karena tempat dia membuka tenant di Alfamart Madidir Siswa Bitung, dekat dengan sekolah SMP dan SMA, sehingga banyak pembelinya.

Cilok yang dijual dengan harga Rp1.000 itu pun laris manis. Pundi-pundi rupiah pun mulai terkumpul. Sehingga pada waktu itu, pendapatan dari menjual cilok mencapai Rp750ribu-800 ribu per hari. Jumlah tersebut tentu membuatnya terus mengucapkan rasa syukur. "Saya sangat bersyukur, dengan hasil yang diperoleh dari menjual cilok," ungkapnya.

Baca juga: Patroli Asuhan RembulanDisebar ke31 Kecamatan, Cegah Tawuran di Surabaya

Kini, Liani setiap hari harus menyediakan 15 kg bahan baku untuk cilok yang akan dijualnya. Namun dia mengaku, tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan bahan baku, karena semuanya tersedia, termasuk ikan tuna. "Untuk bahan baku, saya tingga memesannya dan langsung diantar," ungkapnya.

Saat ini dirinya masih terus fokus untuk mengembangkan bisnis cilok yang diberi nama Porodisa tersebut. Dia juga sudah memiliki beberapa titik untuk berjualan cilok di Kota Bitung, dan lokasinya sangat strategis.

Untuk varian cilok yang dijualnya, antara lain bakso rebus, tahu bakso, pangsit goreng, dan telur gulung. "Dari cilok saya sudah bisa merenovasi rumah, membuka lapangan pekerjaan, dan lebih banyak waktu bersama keluarga," pungkas ibu rumah tangga yang murah senyum ini.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,8 Guncang Bitung...
Gempa M5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bitung M7,6: Tsunami...
Gempa Bitung M7,6: Tsunami Terdeteksi di Lima Wilayah
Gempa Bitung M7,6 di...
Gempa Bitung M7,6 di Kedalaman 62 Km dan Berpusat di 129 Km Tenggara Bitung Sulut
Pencairan BLT Kesra...
Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Jadi Kado Natal Warga Nasrani di Minut
Sejahterakan Nelayan...
Sejahterakan Nelayan Bitung, Devie Barakati Pacu Inovasi Olahan Ikan dan Perluas Infrastruktur Pelabuhan
Jadi Benteng Alami Pantai,...
Jadi Benteng Alami Pantai, ASDP Tanam 3.000 Mangrove di Mawali Sulut
UMKM Indonesia Gulung...
UMKM Indonesia Gulung Tikar
Ibrahim Risyad Buka...
Ibrahim Risyad Buka Suara Soal Video Tak Izinkan Istri Jadi IRT
Genap Dua Tahun, Penjualan...
Genap Dua Tahun, Penjualan LOPs Tembus Rp2,8 Miliar
Rekomendasi
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Berita Terkini
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved