Terendam Banjir Rob, Ini Penampakan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Jum'at, 02 Desember 2022 - 15:17 WIB
loading...
Terendam Banjir Rob, Ini Penampakan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Penampakan area Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah yang tergenang banjir rob, Jumat (2/12/22). Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah terendam banjir rob, Jumat (2/12/2022). Banjir rob atau pasang yang sudah terjadi sejak pukul 03.00 WIB berdampak pada mobilitas kendaraan yang ingin memasuki area pelabuhan. Termasuk para pekerja dan petugas di Pelabuhan Tanjung Emas.

Menurut BMKG Banjir rob kali ini disebabkan oleh air laut pasang ditambah dengan curah hujan yang tinggi. Gelombang mencapai titik tertinggi 190 sentimeter pada pukul 03.00 WIB diperairan sekitar Pelabuhan Tanjung Emas.

Baca juga: Tanggul Laut Jebol, Karyawan Pelabuhan Tanjung Emas Terjebak Banjir Rob

Air pasang memasuki wilayah jalan utama pelabuhan dengan tinggi sebetis orang dewasa sedangkan wilayah lapangan pemeriksaan barang impor di TPKS terpantau aman.

Sementara itu, meski terendam banjir Bea Cukai Tanjung Emas tetap beroperasi.

“Kami upayakan pelayanan maksimal dengan keterbatasan kondisi banjir rob yang melanda Pelabuhan Tanjung Emas sejak dini hari tadi. Para pegawai yang bertugas di pelabuhan tetap bekerja normal meskipun harus menggunakan transportasi darurat untuk memasuki area pelabuhan,” kata Kepala Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.



Bea Cukai sebagai salah satu instansi pemerintah yang memiliki peran dalam kegiatan ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Emas selalu berusaha melakukan pelayanan maksimal kepada para pengguna jasa.

Baca juga: Ketinggian Banjir Rob Pelabuhan Tanjung Emas Capai 150 Cm, 298 Orang Dievakuasi

“Bea Cukai bersama seluruh instansi di Pelabuhan Tanjung Emas terus melaksanakan mitigasi risiko untuk mencegah dampak yang terjadi. Bea Cukai juga berprioritas memastikan kelancaran arus logistik barang yang masuk melalui pelabuhan,” pungkasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2405 seconds (10.177#12.26)