Tragis! Siswi SMP Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

Kamis, 01 Desember 2022 - 18:01 WIB
loading...
Tragis! Siswi SMP Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh
Seorang siswi SMP di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah neneknya, pada Rabu (30/11/2022). Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Warga Kampung Beor, Desa Cipicung, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, gempar. Seorang siswi SMP ditemukan tewas penuh luka bersimbah darah, pada Rabu (30/11/2022) malam. Diduga, siswi SMP tersebut menjadi korban pembunuhan.

Baca juga: Anak Bunuh Bapak di Indramayu Ternyata Dipicu Masalah Warisan

Siswi SMP tersebut, tewas saat berada di rumah neneknya. Saat ditemukan, kondisi kepalanya banyak ditemukan luka. Penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pembunuhan ini.



Korban dugaan pembunuhan tersebut, diketahui bernama Pini Apriliani (12). Dia ditemukan tewas tertelungkup di ruang tamu rumah neneknya. Korban pertama kali ditemukan oleh neneknya, saat pulang dari sawah.

Baca juga: Oknum TNI Bebaskan Paksa Penambang Ilegal? Ini Penjelasan Dandim dan Kapolres Madina

Mengetahui cucunya sudah tak bernyawa, dengan kondisi penuh luka bersimbah darah, nenek korban langsung meminta pertolongan warga. Mendengar teriakan minta tolong, warga langsung berdatangan ke TKP dugaan pembunuhan tersebut.

Kapolres Tasikmalaya, Suhardi Hery Haryanto mengatakan, warga langsung melaporkan adanya dugaan pembunuhan itu ke Polsek Bantarkalong. "Petugas dari Polsek Batarkalong, bersama Polres Tasikmalaya, dan Koramil Bantarkalong, langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi," tuturnya.

Tragis! Siswi SMP Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh


Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya, juga langsung melakukan olah TKP, dugaan pembunuhan. Jenazah korban juga dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan autopsi.

Baca juga: TNI AL Bakal Gunakan Kapal Cepat Karya Anak Bangsa dari Batam

"Dari hasil penyelidikan sementara, pada jasad korban ditemukan luka-luka parah di kepala. Kondisi tubuh korban sudah kaku, dan tangan mengepal, serta tidak ada barang berharga milik korban yang hilang," imbuh Suhardi.

Selama ini, korban tinggal bersama neneknya karena kedua orang tua korban sudah bercerai. Berdasarkan keterangan warga, korban merupakan pelajar kelas tujuh di SMP Satu Atap 5 Culamega.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2547 seconds (11.97#12.26)