BMKG Sebut Gempa Magnitudo 4 di Kendari Dipicu Aktivitas Sesar Lawanopo di Barat Laut Soropia
Kamis, 01 Desember 2022 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Rudin mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.
BMKG mengimbau masyarakat khususnya di daerah tersebut agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Baca juga: Update Gempa Cianjur: Total Korban Meninggal Dunia Menjadi 328 Jiwa, Hilang 12 Orang
Rudin juga meminta agar masyarakat memeriksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah demi menghindari hal yang tidak diinginkan.
Gempa itu sendiri dirasakan warga di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kendari. "Gempanya keras sekali, tidak seperti gempa-gempa sebelumnya, dinding rumah BTN-ku sama plafon itu bergetar keras, saya langsung keluar rumah. Ternyata banyak yang keluar juga tetangga," kata Herdin,seorang warga.
BMKG mengimbau masyarakat khususnya di daerah tersebut agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Baca juga: Update Gempa Cianjur: Total Korban Meninggal Dunia Menjadi 328 Jiwa, Hilang 12 Orang
Rudin juga meminta agar masyarakat memeriksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah demi menghindari hal yang tidak diinginkan.
Gempa itu sendiri dirasakan warga di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kendari. "Gempanya keras sekali, tidak seperti gempa-gempa sebelumnya, dinding rumah BTN-ku sama plafon itu bergetar keras, saya langsung keluar rumah. Ternyata banyak yang keluar juga tetangga," kata Herdin,seorang warga.
(don)
Lihat Juga :