Pembagian Uang Tak Merata, Ayah dan Anak Nekat Habisi Nyawa Kerabat
Senin, 28 November 2022 - 23:50 WIB
loading...
Ayah dan anak pelaku pembunuhan keraja tak berkutik usai ditangkap jajaran kepoliaan. Foto: Istimewa
A
A
A
PALEMBANG - Ayah dan anak yakni Mulyadi Hartono (50) dan Parzon Mandela (29) di Oku Selatan , nekat menghabisi nyawa Edwin Andrian (32). Diduga pemicunya pembagian hasil pungutan di jembatan darurat tidak merata.
Kapolres OKU Selatan, AKBP Indra Arya Yudha mengatakan, peristiwa pembunuhan yang melibatkan ayah dan anak tersebut menggegerkan warga Desa Simpang Pendagan Kecamatan Muara Dua, OKU Selatan lantaran pelaku dan korban masih memiliki hubungan kerabat.
Baca juga: Kesal Api di Tungku Tak Menyala, Suami di OKI Tega Aniaya Istri
"Korban Edwin tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam oleh kedua tersangka dengan mengalami empat luka tusuk di tubuhnya yakni di bagian dada sebelah kiri dan kanan, serta dua luka tusuk di lengan kiri," ujar AKBP Indra, Senin (28/11/2022).
Dijelaskan Kapolres, pengeroyokan terhadap Edwin dipicu selisih paham terkait pembagian uang pungutan di jembatan darurat.
"Tersangka Mulyadi tidak senang karena pembagian uang yang tidak merata. Kemudian mendatangi korban bersama anaknya," bebernya.
Tersangka sempat mendatangi korban sekitar pukul 16.00 WIB dan terjadi cekcok. Merasa tidak senang, Mulyadi pun mengajak anaknya Mandela untuk menghajar korban.
Kapolres OKU Selatan, AKBP Indra Arya Yudha mengatakan, peristiwa pembunuhan yang melibatkan ayah dan anak tersebut menggegerkan warga Desa Simpang Pendagan Kecamatan Muara Dua, OKU Selatan lantaran pelaku dan korban masih memiliki hubungan kerabat.
Baca juga: Kesal Api di Tungku Tak Menyala, Suami di OKI Tega Aniaya Istri
"Korban Edwin tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam oleh kedua tersangka dengan mengalami empat luka tusuk di tubuhnya yakni di bagian dada sebelah kiri dan kanan, serta dua luka tusuk di lengan kiri," ujar AKBP Indra, Senin (28/11/2022).
Dijelaskan Kapolres, pengeroyokan terhadap Edwin dipicu selisih paham terkait pembagian uang pungutan di jembatan darurat.
"Tersangka Mulyadi tidak senang karena pembagian uang yang tidak merata. Kemudian mendatangi korban bersama anaknya," bebernya.
Tersangka sempat mendatangi korban sekitar pukul 16.00 WIB dan terjadi cekcok. Merasa tidak senang, Mulyadi pun mengajak anaknya Mandela untuk menghajar korban.
Lihat Juga :