Pj Wali Kota Makassar Siap Beri Sanksi Tegas Oknum yang Mainkan PPDB

Kamis, 09 Juli 2020 - 13:46 WIB
loading...
Pj Wali Kota Makassar...
PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin siap beri sanksi tegas oknum yang mainkan PPDB. Foto: SINDOnews/Ilustrasi/Muctamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar , Rudy Djamaluddin meminta Dinas Pendidika n menindaklanjuti keluhan masyarakat atas penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dinilai bermasalah.

"Sebentar saya temui pejabat Dinas Pendidikan," kata Rudy usai menggelar rapat bersama tim Ombudsman RI Perwakilan Sulsel di Balai Kota Makassar, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Dewan Soroti Server PPDB yang Masih Belum Bisa Diakses

Rudy meminta, Dinas Pendidikan menelusuri oknum-oknum yang menyebabkan masalah PPDB. Terutama dugaan kecurangan pada saat perubahan data siswa baru.

"Kita harus benahi, hak masyarakat haru diberi. Jangan sampai ada manipulasi. Kita akan beri sanksi tegas semua yang terlibat. Terutama aparat pemerintahan," katanya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Joer meminta Dinas Pendidikan membentuk tim khusus untuk mengawasi jalannya PPDB.

"Berdasarkan laporan, ada nama siswa sudah terdaftar, tapi malamnya sudah hilang. Lantas ada bahasa jika lolos harus ada syarat aneh-anehnya," katanya.

Baca juga: Server PPDB Error, Disdik-Diskominfo Saling Lempar Tanggung Jawab

Ia juga meminta ke depannya surat keterangan (suket) yang dikeluarkan kelurahan dalam verifikasi zonasi harus transparan.

"Kita temukan laporan ada anak masuk daftar kartu keluarga orang lain demi zonasi wilayah sekolah tersebut. Padahal bukan warga di situ. Itu bahanya jika suket dimainkan," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Cagub Jabar Dedi Mulyadi...
Cagub Jabar Dedi Mulyadi Janji Akan Hapus Sistem Zonasi PPDB
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Marak Kecurangan, Bey...
Marak Kecurangan, Bey Akan Laporkan Evaluasi PPDB Jabar 2024 ke Mendikbudristek
27 SMP Negeri di Cirebon...
27 SMP Negeri di Cirebon Kekurangan Siswa, 1.121 Kursi Masih Kosong
Miris! Cuma 1 Siswa...
Miris! Cuma 1 Siswa yang Daftar di SD Negeri Sumberaji 1 Jombang
Jalur Pendaftaran dan...
Jalur Pendaftaran dan Jadwal Penting SPMB Jawa Timur 2026
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Dugaan Pungli di Madrasah,...
Dugaan Pungli di Madrasah, Selly PDIP Desak Audit Menyeluruh
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved