Cagub Jabar Dedi Mulyadi Janji Akan Hapus Sistem Zonasi PPDB
Senin, 09 September 2024 - 21:36 WIB
loading...
Calon Gubernur Jabar 2024, Dedi Mulyadi berencana menghapus program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jika terpilih memimpin Jabar. Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2024, Dedi Mulyadi berencana menghapus program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jika terpilih memimpin Jabar.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi usai berdiskusi dengan pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Islam (Persis) Jabar di Jalan Peta, Kota Bandung, Senin (9/9/2024).
Baca juga: Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
"PPDB akan saya hapus, kemudian nanti ketika dia kelas 2 SMP dia harus sudah punya kursi dan meja di SMA ini," ucap Dedi.
Dedi mengatakan, penghapusan PPDB ini merupakan bagian dari tagline yang dirinya bawa bersama pasangannya, Erwan Setiawan yakni 'Jabar Istimewa'.
"Bagaimana pemimpin mengistimewakan rakyatnya yakni sekolahnya terintegrasi dari mulai TK, SD, SMP, SMA. Bila perlu sampai perguruan tinggi walaupun lintas kelembagaan," ungkapnya.
Menurutnya, dengan terintegrasinya sekolah ini, maka anak-anak di Jabar tidak perlu khawatir lagi soal aturan zonasi sekolah.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi usai berdiskusi dengan pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Islam (Persis) Jabar di Jalan Peta, Kota Bandung, Senin (9/9/2024).
Baca juga: Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
"PPDB akan saya hapus, kemudian nanti ketika dia kelas 2 SMP dia harus sudah punya kursi dan meja di SMA ini," ucap Dedi.
Dedi mengatakan, penghapusan PPDB ini merupakan bagian dari tagline yang dirinya bawa bersama pasangannya, Erwan Setiawan yakni 'Jabar Istimewa'.
"Bagaimana pemimpin mengistimewakan rakyatnya yakni sekolahnya terintegrasi dari mulai TK, SD, SMP, SMA. Bila perlu sampai perguruan tinggi walaupun lintas kelembagaan," ungkapnya.
Menurutnya, dengan terintegrasinya sekolah ini, maka anak-anak di Jabar tidak perlu khawatir lagi soal aturan zonasi sekolah.
Lihat Juga :