Memilukan! 56 Guru Meninggal Akibat Gempa Dahsyat Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 - 20:51 WIB
loading...
Memilukan! 56 Guru Meninggal Akibat Gempa Dahsyat Cianjur
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri HUT PGRI di Plaza Mekarsari, Kompleks Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (26/11/2022). Foto/Dok.Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG BARAT - Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan Jabar. Gempa dahsyat yang mengguncang wilayah Cianjur, Jabar, mengakibatkan 310 orang meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal tersebut, 56 orang di antaranya merupakan guru.

Baca juga: BNPB Catat 7.729 Alami Luka Berat, 108 Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumlah korban meninggal akibat gempa Cianjur ini, diperkirakan masih akan terus bertambah. Pasalnya, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih ada 24 orang yang dinyatakan hilang.



Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, dari total korban meninggal dunia akibat gempa di Kabupaten Cianjur, ada sebanyak 56 guru yang ikut menjadi korban. Proses pencarian masih terus dilakukan, dan dia sudah empat hari berturut-turut bolak-balik ke Cianjur.

Baca juga: Air Mata Bahagia Leni Pecah, Cucu Tersayang Bisa Operasi Hernia Gratis Dibantu MNC Peduli

"Ada 56 guru yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur. Mohon doa dari semua masyarakat atas musibah ini," ucapnya dihadapan ribuan guru yang menghadiri HUT PGRI di Plaza Mekarsari, Kompleks Pemkab Bandung Barat, Sabtu (26/11/2022).

Ketua PGRI Jabar, Dede Amar menambahkan, secara keseluruhan total ada sebanyak 500 guru yang terdampak gempa Cianjur, dan 56 di antaranya meninggal dunia. Saat ini pihaknya sedang mengetuk teman-teman guru se-Jabar, untuk bisa membantu korban gempa Cianjur.

"Ada 500 guru yang terdampak, selain yang meninggal dunia. Makanya sekarang kami lagi mengumpulkan donasi apapun bentuknya, doa atau materi, untuk diserahkan ke posko PGRI maupun Dinas Pendidikan di Cianjur," tuturnya.

Baca juga: Batam Catat Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 96,82 Persen
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1710 seconds (10.101#12.26)