Mark Up Tanah Sekolahan, Mantan Pejabat Ngawi Dijebloskan ke Tahanan

Kamis, 09 Juli 2020 - 07:21 WIB
loading...
Mark Up Tanah Sekolahan,...
Setelah buron hampir 4 bulan, Hadi Suharto, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Ngawi, akhirnya tidak berkutik ketika Unit III Satreskrim Polres Ngawi. Foto SINDOnews
A A A
NGAWI - Setelah buron hampir 4 bulan, Hadi Suharto, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Ngawi, akhirnya tidak berkutik ketika Unit III Satreskrim Polres Ngawi yang menangani pidana korupsi berhasil menangkapnya dirumahnya desa Pucangan Ngrambe Senin lalu ( 6/7).

Dalam rilis di tengah pemeriksaan terasangka, Rabu, ( 8/7), polisi membeberken kronologi penangkapan dan kasus hukum yang melatar belakanginya. Berbeda dengan upaya penjemputan paksa sebelumnya pada akhir bulan Maret ( 23/3) yang gagal karena Hadi tidak ditemukan di rumah, serta penunggu rumah tidak mau bertanda tangan, kali ini polisi tidak mau dibodohi.

Dengan disaksikan oleh kepala desa setempat, Hadi pun diborgol dan dibawa ke mapolres Ngawi. Hadi ditetapkan statusnya sebagai tersangka pada bulan Februari lalu, dalam kasus mark up tanah tukar guling SMPN 1 Mantingan senilai 2,7 milyar. (Baca: Begal Pantat yang Korbannya Ibu Dosen Berhijab, Dibekuk Polisi)

Bermula dari lahan tempat berdirinya SMPN 1 Mantingan diminta kembali oleh pemiliknya yaitu Ponpes Gontor, karenanya Pemkab Ngawi mengeluarkan anggran senilai 2,7 Milyar untuk membeli lahan baru melaui Dinas Pendidikan Ngawi. Namun kuat dugaan dana yang digunakan untuk pembelian lahan baru tidak senilai yang dilaporkan , hingga membuat kerugian negara sebesar 1,1 milyar.

Sebelumnya untuk melawan sangkaan, Hadi mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Ngawi dan berakhir kandas, sehingga proses penyidikan pun langsung disusun sat reskrim Ngawi. Namun menghadirkan mantan pejabat yang mengajukan pensiun dini kala kasus ini mulai diselidiki, bukanlah perkara mudah, setidaknya dua kali panggilan untuk dimintai keterangan terkait sangkaan kepadanya sejak ditetapkan tersangka seakan tidak pernah digubris.

“Setelah dilakukan dua kali pemanggilan tidak membuahkan hasil, akhirnya unit tipikor reskrim ngawi melakukan upaya paksa pada bulan maret lalu namun tersangka tidak diketemukan dirumahnya, hingga dilakukan pengejaran dan pencarian dan teakhir berhasil ditangkap dirumahnya” kata Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Parasito Djoyo Hadi, Rabu ( 8/7). (Baca: PN Surabaya Gelar Sidang Lanjutan Pendeta Cabuli Jemaat)

Sementara itu, penasihat hukum yang mendampingi Hadi mengaku jika tidak ada dana speserpun yang mengalir ke kantong klienya. “Kita mengupayakan pembuktian kalau tidak ada dana speserpun yang mengalir ke klien kita, bahkan pengadilan sebelumnya tidak bisa membuktikan itu” kata Puji Santosa penasihat hukum tersangka, yang terkesan kurang menguasai materi yang menjerat hukum tersangka.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Anggaran IPDN 2026 Naik Jadi Rp814 Miliar
238.783 Rumah Rusak...
238.783 Rumah Rusak Akibat Bencana di Sumatera, Kebutuhan Anggaran Capai Rp60 Triliun
Sidang Dugaan Korupsi...
Sidang Dugaan Korupsi Sampah di Tangsel, Sekretaris TAPD Tak Teken tapi Anggaran Tetap Cair
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Rekomendasi
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved