Warga Cianjur Cegat Mobil untuk Minta Bantuan, Kapolres Ambil Langkah Cepat

Rabu, 23 November 2022 - 20:53 WIB
loading...
Warga Cianjur Cegat Mobil untuk Minta Bantuan, Kapolres Ambil Langkah Cepat
Warga Cianjur korban gempa nekat cegat mobil pengendara untuk minta bantuan viral, kapolres ambil langkah cepat. Foto: Istimewa
A A A
CIANJUR - Viral video yang memperlihatkan warga korban gempa Kabupaten Cianjur menghadang mobil karena tak diberi bantuan. Pihak kepolisian setempat langsung mengambil langkah cepat.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi guna meminta keterangan. Termasuk, memberi arahan agar masyarakat tidak meminta-minta kepada pengendara.

“Sedang dimintai keterangan, dan juga kita lakukan upaya tidak ada lagi masyarakat yang mengantar distribusi logistik secara sendiri-sendiri,” ujar Doni saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Update Data Gempa Cianjur, BPBD Jabar: Korban Tewas 284 Orang

Doni menambahkan, nantinya polisi akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait pengadaan logistik. Termasuk, titik di mana logistik tersebut dikumpulkan.



"Kita akan kumpulkan satu titik di gudang yang sudah disiapkan di BPBD, nanti dikoordinasi di BNPB," ucapnya.

Lebih lanjut Doni menuturkan, pelaku saat ini tengah dimintai keterangan dan telah diamankan bersama petugas di lapangan.

"Alasannya apa, sedang dimintain keterangan dulu. Artinya sudah ditemukan pelaku penghadangan, pelakunya sudah ketemu," pungkasnya.

Baca juga: Gempa Susulan Guncang Cianjur, Pasien dan Perawat RSUD Sayang Panik Berhamburan

Sebelumnya, viral di jagat maya soal warga korban gempa Kabupaten Cianjur yang memaksa pengemudi mobil untuk memberi bantuan. Kejadian itu, terjadi pada Rabu (23/11/2022).

Dalam pantauan MNC Portal di lokasi, di kawasan Rancagoong, Kecamatan Cugenang memang tampak orang-orang tengah meminta bantuan di tiap sudut bahu jalan.

Mereka, tampak memasang tulisan hingga spanduk untuk bisa mendapat bantuan. Mereka, bahkan berisikan remaja, orang tua, hingga bocah kecil.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2390 seconds (11.252#12.26)