Santri Pesantren di Sragen Meninggal, Diduga Dianiaya Senior
Rabu, 23 November 2022 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Tri menjelaskan, orang tua korban, Jumasri (38) tidak menyangka nasib anak laki-laki semata wayang itu berakhir pilu.
Ibu korban juga hanya bisa menangis saat rekan kerjanya di Puskesmas Kedunggalar, mendatangi rumahnya untuk menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya sang anak.
"Kebetulan orang tua korban adalah teman saya. Korban sempat divisum di rumah sakit," ujarnya.
Menurut paman korban, Nurhuda mengatakan, korban diketahui tidak mempunyai riwayat sakit apapun. Bahkan sebelum kejadian, korban sempat dijenguk orang tuanya dan dalam keadaan sehat.
"Jadi satu hari sebelum kejadian, keluarga sempat menjenguk. Saat itu kondisi korban baik-baik saja, tidak mengeluh sakit," kata Nurhuda, Selasa (22/11/2022).
Nurhuda menjelaskan, begitu diberitahu kematian korban oleh pihak pondok pesantren Ta’mirul Islam di Desa Krikilan, Masaran, Sragen, keluarga langsung bergegas.
Sebelum menjemput jenazah, keluarga yang terdiri atas Nurhuda, Dwi Minto Waluyo (ayah korban) dan Kusmanto sempat mampir ke Mapolsek Masaran untuk melaporkan kematian korban yang tidak wajar.
Ibu korban juga hanya bisa menangis saat rekan kerjanya di Puskesmas Kedunggalar, mendatangi rumahnya untuk menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya sang anak.
"Kebetulan orang tua korban adalah teman saya. Korban sempat divisum di rumah sakit," ujarnya.
Menurut paman korban, Nurhuda mengatakan, korban diketahui tidak mempunyai riwayat sakit apapun. Bahkan sebelum kejadian, korban sempat dijenguk orang tuanya dan dalam keadaan sehat.
"Jadi satu hari sebelum kejadian, keluarga sempat menjenguk. Saat itu kondisi korban baik-baik saja, tidak mengeluh sakit," kata Nurhuda, Selasa (22/11/2022).
Nurhuda menjelaskan, begitu diberitahu kematian korban oleh pihak pondok pesantren Ta’mirul Islam di Desa Krikilan, Masaran, Sragen, keluarga langsung bergegas.
Sebelum menjemput jenazah, keluarga yang terdiri atas Nurhuda, Dwi Minto Waluyo (ayah korban) dan Kusmanto sempat mampir ke Mapolsek Masaran untuk melaporkan kematian korban yang tidak wajar.
Lihat Juga :