Curah Hujan Tinggi, 17 Kabupaten dan Kota di Sumut Diterjang Banjir dan Longsor
Senin, 21 November 2022 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Walau begitu, mayoritas bencana banjir dan longsor di Sumut telah selesai, setelah berbagai upaya yang dilakukan pemerintah. Daerah yang sampai saat yang masih berlanjut antara lain Kabupaten Asahan, Batubara dan Langkat.
Di Kabupaten Asahan, menurut data BPBD Sumut, ada 18 kecamatan terdampak dan 2.384 rumah yang terendam banjir, 7.991 jiwa, 15 rumah ibadah, 16 sekolah dan dua tanggul rusak.
Baca: Diguyur Hujan, Banjir dan Longsor Landa Lebak Banten
Di Kabupaten Batubara ada empat kecamatan yang terdampak, 895 KK dan satu tanggul rusak. Sedangkan di Kota Medan kurang lebih sembilan kecamatan terendam banjir sejak 19 November dengan ketinggian rata-rata 30-50 cm.
“Di Asahan masih ada yang bertahan di pengungsian, sekitar 944 orang. Di Batubara, juga ada di tempat-tempat lain mayoritas warga masih bertahan di rumah masing-masing, tetapi kita akan siapkan tenda-tenda pengungsian, bahan makanan dan juga obat-obatan,” ungkapnya.
Di Kabupaten Asahan, menurut data BPBD Sumut, ada 18 kecamatan terdampak dan 2.384 rumah yang terendam banjir, 7.991 jiwa, 15 rumah ibadah, 16 sekolah dan dua tanggul rusak.
Baca: Diguyur Hujan, Banjir dan Longsor Landa Lebak Banten
Di Kabupaten Batubara ada empat kecamatan yang terdampak, 895 KK dan satu tanggul rusak. Sedangkan di Kota Medan kurang lebih sembilan kecamatan terendam banjir sejak 19 November dengan ketinggian rata-rata 30-50 cm.
“Di Asahan masih ada yang bertahan di pengungsian, sekitar 944 orang. Di Batubara, juga ada di tempat-tempat lain mayoritas warga masih bertahan di rumah masing-masing, tetapi kita akan siapkan tenda-tenda pengungsian, bahan makanan dan juga obat-obatan,” ungkapnya.
Lihat Juga :