Curah Hujan Tinggi, 17 Kabupaten dan Kota di Sumut Diterjang Banjir dan Longsor
Senin, 21 November 2022 - 22:14 WIB
loading...
Ilustrasi banjir. Foto: Istimewa
A
A
A
MEDAN - Curah hujan dengan intensitas tinggi di Sumatera Utara (Sumut) menyebabkan banjir dan tanah longsor di 17 kabupaten/kota. Kondisi ini sudah mulai terjadi sejak awal November hingga hari ini.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, ada 17 kabupaten/kota yang terkena bencana banjir dan tanah longsor.
Ke-17 daerah tersebut yaitu Kabupaten Asahan, Batubara, Deliserdang, Labuhanbatu, Langkat, Nias Barat, Nias, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Nias Utara, Kota Sibolga, Tebing Tinggi, Tanjung Balai dan Medan.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Tapsel, Ratusan Rumah Terendam
“Bencana banjir dan tanah longsor sudah mulai terjadi sejak akhir Oktober, Kabupaten Asahan sejak 30 Oktober dan sampai saat ini masih berlangsung, terakhir di Medan dimulai hari Sabtu tanggal 19 yang dampaknya cukup luas,” kata Kepala BPBD Sumut, Abdul Haris Lubis, di Kantornya Jalan Medan-Binjai, Km 10, Nomor 8, Medan, Senin (21/11/2022).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, ada 17 kabupaten/kota yang terkena bencana banjir dan tanah longsor.
Ke-17 daerah tersebut yaitu Kabupaten Asahan, Batubara, Deliserdang, Labuhanbatu, Langkat, Nias Barat, Nias, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Nias Utara, Kota Sibolga, Tebing Tinggi, Tanjung Balai dan Medan.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Tapsel, Ratusan Rumah Terendam
“Bencana banjir dan tanah longsor sudah mulai terjadi sejak akhir Oktober, Kabupaten Asahan sejak 30 Oktober dan sampai saat ini masih berlangsung, terakhir di Medan dimulai hari Sabtu tanggal 19 yang dampaknya cukup luas,” kata Kepala BPBD Sumut, Abdul Haris Lubis, di Kantornya Jalan Medan-Binjai, Km 10, Nomor 8, Medan, Senin (21/11/2022).
Lihat Juga :