Cokelat dari Sulewasi Melimpah, Aice Siap Gunakan Kakao Indonesia

Sabtu, 19 November 2022 - 15:27 WIB
loading...
Cokelat dari Sulewasi...
Indonesia merupakan negara yang cukup banyak memproduksi kakao (cokelat). (Ist)
A A A
PALU - Indonesia merupakan negara yang cukup banyak memproduksi kakao (cokelat). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kakao di Indonesia sebanyak 706.500 ton pada 2021.

Produksi kakao di Indonesia paling banyak berasal dari Sulawesi Tengah , yakni 130.600 ton. Setelahnya ada Sulawesi Tenggara dengan produksi kakao sebanyak 114.800 ton.

Produsen es krim AICE Group mendukung langkah hilirisasi industri pengolahan kakao nasional yang saat ini sedang gencar dilakukan Pemerintah. AICE menyatakannya sebagai komitmen perusahaan dalam meningkatkan pembelian bahan baku dalam negeri dan sekaligus memperkuat industri pertanian dalam negeri.

Langkah Aice yang konsisten pembelian bahan baku dalam negeri dengan menggunakan kakao terbaik sebagai bahan baku es krim mendapatkan apresiasi dari Pemerintah.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa selama ini 85 persen dari total produksi cokelat domestik dijadikan produk ekspor. Hanya 15 persen yang digunakan untuk kebutuhan domestik.

Putu mengharapkan dengan adanya dorongan hilirisasi, penggunaan cokelat untuk industri domestik bisa terus ditingkatkan. Dengan demikian, cokelat akan lebih dioptimalisasi dan diolah menjadi produk yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

“Kami sangat menghargai dan mengapresiasi tinggi industri yang mendukung kandungan dalam negeri. Langkah Aice Group menggunakan produk cokelat dalam negeri, kami harapkan akan terus bertambah. Langkah tersebut tentu diharapkan akan menjadi pendorong positif bagi berbagai industri makanan dan minuman dalam negeri lainnya,” ujar Ardika.

Sementara, Ketua Asosiasi Industri Kakao Indonesia (AIKI), Piter Jasman menjelaskan, peringatan Hari Kakao Indonesia yang ke-10 ini menjadi pendorong bagi berbagai kalangan stakeholder untuk meningkatkan konsumsi kakao.

“Peluang untuk mendorong konsumsi produk cokelat dalam negeri masih sangat besar. Kami berharap makin banyak investor masuk untuk memproduksi lebih banyak end product berbahan kakao. Sehingga kita dapat membantu ekonomi petani dan menjaga stabilitas harga kakao domestik”, ungkap Jasman.

Melihat adanya urgensi tersebut, Brand Manager sekaligus Juru Bicara AICE Group Sylvana Zhong menjelaskan bahwa dalam momen Hari Kakao Indonesia (HKI) tahun ini, perusahaannya meyakini hilirisasi pengolahan akan menjaga standarisasi kualitas dan makin mendorong industri makanan dan minuman (FMCG) untuk mengembangkan produk berbasis kakao.

Baca: Sandiaga Uno Nilai Industri Kuliner Indonesia Bisa Hasilkan Keuntungan hingga 2 Miliar Dolar AS.

Dalam kesempatan Pameran Kakao dan Cokelat Indonesia di gelaran Salon Internasional de I'alimentation (SIAL Interfood 2022) yang berlangsung 9 hingga 12 November 2022 tersebut, Aice juga menjelaskan pentingnya bahan baku berkualitas bukan hanya untuk keperluan produksi tapi juga dalam proses riset dan pengembangannya.

“Prioritas penggunaan produk dalam negeri dan memberikan multiplier kesejahteraan bagi masyarakat. Aice sepenuhnya mendukung hilirisasi yang memberi dukungan bukan hanya ke industri. Tapi juga dalam meningkatkan ekonomi pertanian Indonesia,” tutur Sylvana.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BPDP Gelar Workshop...
BPDP Gelar Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah, Dorong UMKM Kakao Naik Kelas
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Pesawat ATR Jatuh di...
Pesawat ATR Jatuh di Sulsel Pernah Ikut Bantu Cari Korban Kapal Terbakar
Pesawat ATR Hilang Kontak...
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Angkut 11 Orang
Basarnas Kerahkan Puluhan...
Basarnas Kerahkan Puluhan Personel Cari Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kemendagri dan KEPP...
Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel
Rayakan Ramadan, Nutella...
Rayakan Ramadan, Nutella Ajak Keluarga Indonesia Berbagi Resep dan Berkah
Rekomendasi
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved