Jelang Pilbub Kebumen, Arif: Saya Masih Fokus Tangani COVID-19 dan Kemiskinan
Rabu, 08 Juli 2020 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
“Tentunya perhelatan politik terbuka untuk calon calon yang akan maju di pilbub nanti. Jumlah kursi DPRD Kebumen ada 50 kursi dan ada 9 partai, masih dapat memunculkan beberapa calon. Yang terpenting sekarang, kami konsen dalam tugas dan kewajiban yang masih kami emban,” terangnya.
Meskipun pilbub sudah di depan mata, Arif mengaku masih fokus pada tugas-tugas yang diemban sebagai wakil bupati Kebumen. Apalagi, dirinya juga didaulat sebagai Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKP2KD) Kebumen, dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kebumen.
“Sebagai ketua tim TKP2KD Kebumen, berupaya mengentaskan kemiskinan karena Kebumen no 1 sebagai kota termiskin di Jawa Tengah,” jelasnya.
Perlu diketahui, hingga akhir 2019 ini, Kabupaten Kebumen masih menjadi kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Ini berdasarkan prosentase penduduk miskin kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kebumen menjadi kabupaten termiskin. Kebumen memiliki angka kemiskinan tertinggi yakni 16,82 % sedangkan indeks kemiskinan terendah dimiliki oleh Kota Semarang dengan prosentase 3,98 %.
Terkait masalah kemiskinan, lanjut Arif, sejumlah program yang sudah dilaksanakan antara lain memaksimalkan perbaikan sistem dan bersinergi dengan OPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan. “Semoga kedepan kami dapat membawa Kebumen lebih baik dan sejahtera,” harapnya.
Meskipun pilbub sudah di depan mata, Arif mengaku masih fokus pada tugas-tugas yang diemban sebagai wakil bupati Kebumen. Apalagi, dirinya juga didaulat sebagai Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKP2KD) Kebumen, dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kebumen.
“Sebagai ketua tim TKP2KD Kebumen, berupaya mengentaskan kemiskinan karena Kebumen no 1 sebagai kota termiskin di Jawa Tengah,” jelasnya.
Perlu diketahui, hingga akhir 2019 ini, Kabupaten Kebumen masih menjadi kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Ini berdasarkan prosentase penduduk miskin kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kebumen menjadi kabupaten termiskin. Kebumen memiliki angka kemiskinan tertinggi yakni 16,82 % sedangkan indeks kemiskinan terendah dimiliki oleh Kota Semarang dengan prosentase 3,98 %.
Terkait masalah kemiskinan, lanjut Arif, sejumlah program yang sudah dilaksanakan antara lain memaksimalkan perbaikan sistem dan bersinergi dengan OPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan. “Semoga kedepan kami dapat membawa Kebumen lebih baik dan sejahtera,” harapnya.
(mpw)
Lihat Juga :