DPRD Hanya Setujui Pinjaman Rp110 Miliar untuk Bangun RS dan Pasar di Maros
Rabu, 16 November 2022 - 23:40 WIB
loading...
Bupati Maros, Chaidir Syam bersama Ketua DPRD Maros, Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, menandatangani persetujuan pinjaman, Rabu, (16/11/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAROS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros hanya menyetujui ajuan pinjaman pemerintah daerah sebesar Rp110 Miliar. Pinjaman tersebut rencananya untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) dan pasar.
Padahal sebelumnya, pemerintah daerah mengajukan pinjaman sebesar Rp206 Miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk tiga pembangunan infrastruktur yakni, pembangunan Rumah Sakit Pratama Maros tipe D, Pasar Sentral Turikale dan jembatan Labuang. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, Rabu, (16/11/2022).
Baca juga: Aktif Dorong Budaya Gemar Membaca, Bupati Maros Diganjar Penghargaan Tertinggi Perpusnas
“Dana yang diajukan ke DPRD awalnya sebesar Rp206 Miliar, namun yang disetujui hanya dua, yakni pembangunan RS dan pasar. Pembangunan fisik rumah sakit sekitar Rp50 M, alat kesehatannya Rp20 M. Sedangkan untuk pembangunan pasar sentral Turikale Rp47 M,” ungkapnya.
Padahal sebelumnya, pemerintah daerah mengajukan pinjaman sebesar Rp206 Miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk tiga pembangunan infrastruktur yakni, pembangunan Rumah Sakit Pratama Maros tipe D, Pasar Sentral Turikale dan jembatan Labuang. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, Rabu, (16/11/2022).
Baca juga: Aktif Dorong Budaya Gemar Membaca, Bupati Maros Diganjar Penghargaan Tertinggi Perpusnas
“Dana yang diajukan ke DPRD awalnya sebesar Rp206 Miliar, namun yang disetujui hanya dua, yakni pembangunan RS dan pasar. Pembangunan fisik rumah sakit sekitar Rp50 M, alat kesehatannya Rp20 M. Sedangkan untuk pembangunan pasar sentral Turikale Rp47 M,” ungkapnya.
Lihat Juga :