2.400 Peserta dan Pengembira Asal Sulsel Siap Meriahkan Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah

Senin, 14 November 2022 - 20:58 WIB
loading...
2.400 Peserta dan Pengembira Asal Sulsel Siap Meriahkan Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengajak para peserta dan penggembira Muktamar berfoto selfie sesaat setelah resmi diberangkatkan di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Senin (14/11/2022). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas secara resmi peserta dan penggembira Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah ke Kota Solo, Jawa Tengah, di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Senin, (14/11/2022).

Pemberangkatan peserta ini terdiri dari tiga gelombang yakni, pertama sebanyak 169 orang, gelombang kedua sebanyak 1.064 orang dan gelombang ketiga sebanyak 1.200 orang. “Total keseluruhan sebanyak 2.400 orang penggembira yang akan diberangkatkan menggunakan Kapal Ceremai untuk mengikuti Muktamar di Solo pada tanggal 19 dan 20 November 2022,” kata gubernur.

Baca juga: Din Syamsudin Kembali Suarakan Perlunya Darah Segar untuk PP Muhammadiyah

Mereka yang berangkat berasal dari beberapa daerah di Sulsel yakni Enrekang, Barru, Gowa, Jeneponto, Maros, Wajo, Bantaeng, Bulukumba, Tana Toraja, Sinjai, Takalar, Pangkep (ummul mukminin) dan Sulbar yang ikut bergabung serta dari Kelompok Unismuh Makassar.



Andi Sudirman mengapresiasi semangat dari peserta Muktamar Muhammadiyah ini. Dia pun meminta para penggembira untuk menjaga nama baik Sulsel di lokasi muktamar. “Harapannya bagaimana Muhammadiyah tetap mempertahankan karakternya yang selalu menjadi pelaku sejarah,” kata gubernur.

Menurutnya, apa yang dilakukan di Muktamar ke-48 ini betul-betul adalah spirit dari Muhammadiyah. Sehingga Muhammadiyah tetap menjadi lembaga yang selalu eksis dan disegani karena tetap memiliki karakter.

Baca juga: 3 Juta Orang Bakal Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Panitia Minta Maaf Jika Kota Solo Macet

Gubernur Sulsel juga menyebut, bahwa muktamar ini meneruskan tongkat estafet pada arah koridor yang ditetapkan, sehingga hal ini harus tetap kuat.

“Kami tidak meragukan Muhammadiyah, kita harus saling mensupport persatuan dan kesatuan dan juga visi misi Muhammadiyah untuk mencerdaskan, yang terpenting tetap syiar yang kuat di Muktamar ini,” ungkapnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1924 seconds (11.97#12.26)