COVID-19 Palembang: Positif 1562, Tiga Kecamatan Menuju 200 Kasus
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengingatkan untuk terus menjaga kebersihan dan menegakkan protokol kesehatan. Terlebih zona merah kembali melekat di Kota Palembang sejak terus bertambahnya penyebaran COVID-19, dari sebelumnya sempat berada di zona orange.
Fitri menilai, masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam penegakan protokol kesehatan menjadi penyebab utama kembali terjadinya penyebaran COVID-19. "Di sisi lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan kesehatan secara 100 persen menjadi salah satu penyebab terjadinya peningkatan tersebut," tegasnya dalam kegiatan di sebuah masjid di Kalidoni Palembang.
Dengan tetap menjaga jarak serta cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker setiap melakukan aktivitas maka pengurangan angka penyebaran COVID-19 terjadi. Meskipun pada tahap awal telah menjalankan pembatasan sosial, sekarang lebih menekankan agar menjalankan penegakan aturan kesehatan dimanapun.
"Ini merupakan PR kita bersama dalam mengatasi masalah ini sehingga kondisi kota Palembang bisa berjalan dengan baik dan cepat berlalu. Jika kita ketahui setiap harinya peningkatan corona ini cukup besar. Oleh karena itu perlunya kerja sama di setiap elemen masyarakat untuk tetap berusaha melakukan pencegahan penyebaran virus ini dengan mematuhi aturan protokol kesehatan," tuturnya.
Sementara update kasus COVID-19 di Sumsel, telah mencapai 2.356 orang. Dari jumlah tersebut lebih dari 50 persen dari Kota Palembang sebanyak 1562 kasus. (Baca juga: Mabuk Tuak, 1 Wanita dan 6 Pemuda di Semarang Dihukum Fisik )
Fitri menilai, masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam penegakan protokol kesehatan menjadi penyebab utama kembali terjadinya penyebaran COVID-19. "Di sisi lain kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan kesehatan secara 100 persen menjadi salah satu penyebab terjadinya peningkatan tersebut," tegasnya dalam kegiatan di sebuah masjid di Kalidoni Palembang.
Dengan tetap menjaga jarak serta cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker setiap melakukan aktivitas maka pengurangan angka penyebaran COVID-19 terjadi. Meskipun pada tahap awal telah menjalankan pembatasan sosial, sekarang lebih menekankan agar menjalankan penegakan aturan kesehatan dimanapun.
"Ini merupakan PR kita bersama dalam mengatasi masalah ini sehingga kondisi kota Palembang bisa berjalan dengan baik dan cepat berlalu. Jika kita ketahui setiap harinya peningkatan corona ini cukup besar. Oleh karena itu perlunya kerja sama di setiap elemen masyarakat untuk tetap berusaha melakukan pencegahan penyebaran virus ini dengan mematuhi aturan protokol kesehatan," tuturnya.
Sementara update kasus COVID-19 di Sumsel, telah mencapai 2.356 orang. Dari jumlah tersebut lebih dari 50 persen dari Kota Palembang sebanyak 1562 kasus. (Baca juga: Mabuk Tuak, 1 Wanita dan 6 Pemuda di Semarang Dihukum Fisik )
Lihat Juga :