Haul Pakubuwono XII Tersaji Beraneka Ragam Sesaji, Ini Makna Aneka Uborampe
Sabtu, 12 November 2022 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Misalkan sega gurih atau sega uduk adalah nasi putih yang dimasak dengan santan dan garam dan rasanya gurih. Itu tradisi yang ada untuk selamatan bagi orang yang sudah meninggal.
Ketan, kolak dan apem sebagai lambang permohonan maaf atas segala kesalahan orang baik yang masih hidup maupun leluhur yang sudah mendahului.
Untuk sesaji gedang ayu dan suruh ayu dimana gedang setangkep (dua) dibentuk seperti tangan yang sedang berdoa untuk leluhur yang sudah mendahului.
Kemudian sega ambegan maknanya agar arwah yang meninggal maupun sanak keluarga yang masih hidup kelak akan mendapat pambenganing pangeran atau selalu mendapat ampun atas segala dosanya dan diterima di sisi-Nya.
"Semua itu merupakan perlambang kesalahan manusia agar bisa dimaafkan sang Khalik," pungkas Gusti Wandansari.
Ketan, kolak dan apem sebagai lambang permohonan maaf atas segala kesalahan orang baik yang masih hidup maupun leluhur yang sudah mendahului.
Untuk sesaji gedang ayu dan suruh ayu dimana gedang setangkep (dua) dibentuk seperti tangan yang sedang berdoa untuk leluhur yang sudah mendahului.
Kemudian sega ambegan maknanya agar arwah yang meninggal maupun sanak keluarga yang masih hidup kelak akan mendapat pambenganing pangeran atau selalu mendapat ampun atas segala dosanya dan diterima di sisi-Nya.
"Semua itu merupakan perlambang kesalahan manusia agar bisa dimaafkan sang Khalik," pungkas Gusti Wandansari.
(shf)
Lihat Juga :