Perbanyak Dokter Spesialis, Kemenkes Bangun Rumah Sakit Vertikal di Surabaya

Kamis, 10 November 2022 - 22:51 WIB
loading...
Perbanyak Dokter Spesialis, Kemenkes Bangun Rumah Sakit Vertikal di Surabaya
Menkes Budi Gunadi Sadikin melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit (RS) UPT Vertikal Surabaya di Jalan Indrapura Nomor 17 Surabaya
A A A
SURABAYA - Menteri Kesehatan ( Menkes ) Budi Gunadi Sadikin melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit (RS) UPT Vertikal Surabaya di Jalan Indrapura 17. Rencananya RS ini dibangun dalam tiga tower utama.

Tiga tower itu terbagi tiga bidang, yakni khusus Jantung, Otak dan Kanker. RS ini dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektare. RS UPT Vertikal Surabaya disebut akan menjadi RS UPT Vertikal Three in one pertama dan terbesar di Indonesia. Pembangunan RS UPT Vertikal Surabaya rencananya akan selesai pada awal 2024 mendatang. RS ini rencananya juga akan dilengkapi 772 bed

"Bukan hanya soal melayani masyarakat, tetapi membuka fasilitas pendidikan untuk lebih banyak dokter spesialis di Indonesia," kata Budi, Kamis (10/11/2022).

Kemenkes telah bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan menambah kuota Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) menjadi 1.000 orang pada tahun 2023 mendatang.

"Dengan semakin modern dan lengkapnya fasilitas medis di Indonesia, saya berharap agar masyarakat yang selama ini berobat ke luar negeri bisa beralih ke pengobatan dalam negeri," katanya.

Baca juga: Terungkap! Pemeran Video Mesum Kebaya Merah Idap Gangguan Kepribadian Ganda

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mendukung penuh pembangunan RS UPT Vertikal di wilayah Jatim. "Tentu kita sangat menyambut baik hal ini. Saya rasa memang tiga spesialisasi ini membutuhkan High Quality Treatment. Dan kita yakin bahwa upaya ini akan menjawab backlog yang kita hadapi selama ini," tutur Emil.

Selain peningkatan pelayanan masyarakat, kata dia, keberadaan RS UPT Vertikal juga diharapkan menjadi angin segar bagi para calon dokter spesialis di Jatim. Dengan adanya RS spesialis, maka akan bisa menjadi tempat belajar melalui PPDS.

"Mudah-mudahan bisa menambah kapasitas murid dokter spesialis melalui PPDS karena itu juga membutuhkan ketersediaan rumah sakit. Sehingga kita bisa mencetak lebih banyak spesialis untuk melayani ke seluruh Indonesia," jelas Emil.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1955 seconds (11.252#12.26)