Istri Disetubuhi Polisi Selingkuhan, Begini Curhatan Memilukan Anggota TNI
Selasa, 08 November 2022 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Selamat siang, memperkenalkan diri, saya Sertu Anwar dinas di Dewa Ratna Tegal. Izin Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, Irwasum, Bapak KASAD, Bapak Kapolda Jateng, Bapak Pangdam IV/Diponegoro, Danpom TNI, Danpom ,dan Jaksa Muda Pidana Militer.
Selamat siang, saya Anwar. Ada permasalahan terkait keluarga saya telah dirusak anggota kepolisian. Anggota Polda Jateng, dinas di Polres Purworejo, Polsek Loano atas nama Aipda Azis Lutfi.
Jabatan Aipda Azis Lutfi adalah Bhabinkamtibmas Luano. Dia telah merusak, membujuk, memaksa istri saya berselingkuh, dengan istri saya melakukan perzinahan. Itupun dilakukan di rumah saya, dan sampai digrebek sama warga.
Baca juga: Tan Deseng, Maestro Keturunan Tionghoa yang Jago Bermain Karawitan Sunda
Saya berpikir begini, apakah polisi ini nggak punya otak atau nggak didik sama Bapak Kapolri, atau Bapak Kapolda, meniduri istri orang. Apalagi saya tentara. Apakah perlu saya melakukan hal-hal di luar tindakan hukum?
Aku bisa saja membunuh oknum polisi Aipda Azis Lutfi, karena dia telah merusak rumah tangga saya. Karena telah melakukan perzinahan, meniduri istri saya dengan bujuk rayu dan paksaan.
Aipda Aziz Lutfi telah menghina saya sebagai anggota TNI, bahwasanya TNI itu susah, kere, dan saya TNI selalu meninggalkan keluarga. Dan saya itu tentara tidak level dengan polisi.
Selamat siang, saya Anwar. Ada permasalahan terkait keluarga saya telah dirusak anggota kepolisian. Anggota Polda Jateng, dinas di Polres Purworejo, Polsek Loano atas nama Aipda Azis Lutfi.
Jabatan Aipda Azis Lutfi adalah Bhabinkamtibmas Luano. Dia telah merusak, membujuk, memaksa istri saya berselingkuh, dengan istri saya melakukan perzinahan. Itupun dilakukan di rumah saya, dan sampai digrebek sama warga.
Baca juga: Tan Deseng, Maestro Keturunan Tionghoa yang Jago Bermain Karawitan Sunda
Saya berpikir begini, apakah polisi ini nggak punya otak atau nggak didik sama Bapak Kapolri, atau Bapak Kapolda, meniduri istri orang. Apalagi saya tentara. Apakah perlu saya melakukan hal-hal di luar tindakan hukum?
Aku bisa saja membunuh oknum polisi Aipda Azis Lutfi, karena dia telah merusak rumah tangga saya. Karena telah melakukan perzinahan, meniduri istri saya dengan bujuk rayu dan paksaan.
Aipda Aziz Lutfi telah menghina saya sebagai anggota TNI, bahwasanya TNI itu susah, kere, dan saya TNI selalu meninggalkan keluarga. Dan saya itu tentara tidak level dengan polisi.
Lihat Juga :