Binar Semangat Transisi Energi G20 dari Ufuk Timur Indonesia

Sabtu, 05 November 2022 - 18:29 WIB
loading...
A A A
"Kami dibantu oleh sekitar 18 lembaga penyalur untuk mendistribusikan BBM ke Kabupaten Asmat, salah satunya Agats. 18 lembaga penyalur ini sudah lebih dari cukup menjamin pasokan BBM aman," kata Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku, Edi Mangun.

Baca juga: Kuatkan Ideologi Pancasila, Penyuluh Agama di Talaud Ikuti Uji Kopetensi Wawasan Kebangsaan

Menjamin suplai BBM ke pelosok Papua tidaklah mudah. Para penyalur menghadapi tantangan alam dan medan berat. Kondisi cuaca tak menentu berubah sangat cepat. Tak jarang kapal harus berlabuh darurat sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

Distribusi BBM ke Kabupaten Asmat, dilakukan menggunakan kapal dari Merauke, atau Timika. Kapal melintasi kerasnya laut dan sungai Papua. Kapal BBM menembus pesisir Laut Arafura yang dikenal dengan cuacanya yang cepat berubah. Dalam waktu singkat, tinggi gelombang laut bisa mencapai 4-6 meter. "Jika dipaksakan melakukan pengiriman, bisa berpotensi terjadinya kecelakaan," kata dia.

Pertamina Patra Niaga sekurang-kurangnya menyalurkan ribuan kiloliter BBM berbagai jenis ke Kabupaten Asmat. Distribusi BBM jenis pertalite mencapai sekitar 12.000 - 14.000 kiloliter (kl) dan biosolar 300-350 kl. Pertamina juga menyalurkan BBM yang lebih ramah lingkungan dari jenis pertamax sekitar 30 kl dan dexlite L sekitar 70 kl.

Pertamina, lanjut dia, selalu konsisten menjamin ketersediaan sumber energi untuk mendukung program green energy. Upaya Pertamina menjamin pasokan BBM di Distrik Agats bukti nyata Pertamina mendukung transisi energi di Indonesia. Di mulai dari pedalaman Papua, Pertamina memastikan transisi energi memberi ruang bagi lingkungan di pedalaman Papua tetap bersih dan sehat.

Binar Semangat Transisi Energi G20 dari Ufuk Timur Indonesia


Menuju Net Zero Emissions 2060

Langkah kecil Pertamina di pedalaman Papua tak lepas dari komitmen BUMN ini menjadi yang terdepan mengkampanyekan energi bersih. Mendukung target pemerintah terhadap pengurangan emisi karbon melalui bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 menuju net zero emissions (NZE) 2060.

Pertamina menempatkan posisinya sebagai perusahaan energi yang memiliki peran penting dalam mendorong transisi energi melalui target bauran energi terbarukan dan ramah lingkungan. Target pengurangan gas rumah kaca (GRC) yang dianggap sumber pemanasan global diharapkan cepat tercapai.

Komitmen mendukung transisi energi digagas Pertamina melalui delapan pilar. Di mulai dari menekankan pentingnya kilang Pertamina menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan, pengembangan bioenergi dalam bentuk biomassa dan bioetanol, optimalisasi panas bumi (geothermal), hidrogen, mendukung pemanfaatan ekosistem baterai, gasifikasi, mendorong proyek energi baru dan terbarukan (EBT), serta menerapkan carbon capture, utilization, and storage (CCUS) di ladang minyak dan gas.

Delapan pilar transisi energi Pertamina sejalan dengan semangat Group of Twenty (G20) 2022 di Bali. Isu utama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini salah satunya transisi energi berkelanjutan. Pada perusahaan energi, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati didapuk menjadi Chair B20 Task Force Energy, Sustainability & Climate (B20 TFCSC).

Task force menampung dan membuat rekomendasi kebijakan terkait transisi energi. Berbagai seminar, diskusi, focus groups discussion (FDG) telah digelar sejak 2021 lalu. Beberapa isu yang dibahas di antaranya tentang percepatan transisi energi berkelanjutan, memastikan transisi energi berjalan tepat, serta penanganan keterjangkauan energi.

Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah di Langkat, Aktivitas Warga 4 Kecamatan Terganggu

"Task force ini sangat strategis untuk bersama-sama merumuskan dan menghasilkan policy recommendation transisi energi dunia. Sehingga kami dapat berinovasi dan berkolaborasi dengan negara-negara maju yang telah mengalokasikan sebagian dananya untuk pengembangan renewable energy dan mendorong transisi energi di negara berkembang," ucap Nicke.

Semangat transisi energi yang digaungkan Pertamina juga sejalan dengan target net zero emissions 2060. Tahap awal, Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 29% dengan mengurangi emisi pada sektor energi sebanyak 314 juta ton setara CO2 (tCO2e) pada 2030.

Pertamina telah memastikan akan menjadi garda terdepan dalam memimpin pengurangan emisi karbon di Indonesia. Komitmen Pertamina adalah meningkatkan portofolio energi bersih internal hingga 17 persen pada 2030 mendatang. Persentasenya akan terus diperbesar setiap tahunnya dengan target capaian net zero emission pada 2060 mendatang.

Menurut Corporate Secretary PT Pertamina Power Indonesia Dicky Septriadi, banyak langkah yang telah dilakukan untuk mendorong transisi energi di Indonesia, khususnya dalam upaya mengkonversi penggunaan tenaga diesel menjadi energi baru terbarukan untuk listrik.

Pertamina mengintensifkan kerja sama dengan PLN untuk mengurangi penggunaan PLTD, salah satunya mesin diesel hybrid. Juga komitmen bersama kedua BUMN tersebut pada 2020 lalu untuk mengkoversi secara bertahap PTLD PLN menjadi menggunakan bahan bakar gas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AKLI Siap Dukung Percepatan...
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Kendaraan Listrik di...
Kendaraan Listrik di Jakarta Bebas Pajak, Pramono: Kami Serius Kurang Polusi
Kebakaran Apartemen...
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga Akibat Korsleting Listrik
Respons PLN soal Mati...
Respons PLN soal Mati Listrik di Beberapa Wilayah Jakarta
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Mark...
Dadan Hindayana Cs Mark Up Pengadaan Motor Listrik, Sepatu, hingga Televisi
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Rekomendasi
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved