ASN Harus Jadi Agen Perubahan yang Menebar Perdamaian dan Cegah Radikalisme

Sabtu, 05 November 2022 - 09:24 WIB
loading...
ASN Harus Jadi Agen...
Deputi I Bidang Pencegahan, Pelindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Nisan Setiadi saat Seminar Kebangsaan dalam rangka Hari Santri di Pemalang. Foto/Ist
A A A
PEMALANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah harus bisa menjadi agen perubahan dalam menebarkan perdamaian dan mencegah penyebaran radikalisme di masyarakat.

Deputi I Bidang Pencegahan, Pelindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Mayjen TNI Nisan Setiadi menyatakan hal itu saat Seminar Kebangsaan di Pemalang.

Baca juga: Ulama Dinilai Berperan Besar Cegah Paham Radikal Terorisme

Seminar digelar Pemkab Pemalang dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional VII 2022.

“Tentunya saya mengharapkan para ASN ini bisa menjadi agen perubahan di masyarakat dan menjadi contoh teladan untuk bagaimana bisa mensinergikan antara kepentingan tugas dengan harus melayani masyarakat sekaligus sebagai upaya agar masyarakat ini terhindar dari penyebaran paham radikal intoleran dan terorisme,” kata Mayjen TNI Nisan Setiadi, dikutip Sabtu (5/11/2022).

Dia menjelaskan bahwa dalam berbangsa, bernegara dan juga bermasyarakat, para ASN ini yang mana bisa sama-sama membangun harmoni dalam kebhinnekaan. Selain itu harmoni dalam keberagaman untuk Indonesia yang maju, modern dan tumbuh kuat untuk tahun-tahun mendatang.

“Saya sampaikan kepada para ASN supaya kita jangan mau diadu domba, jangan mau dipecah belah. Kita bersama-sama membangun kota Pemalang ini agar paham-paham ini tidak bisa masuk ke semua profesi tidak terkecuali ASN,” ujar mantan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) Kodiklatad ini.

Baca juga: Ormas Islam Dinilai Berperan Penting Cegah Paham Radikal Terorisme

Nisan Setiadi berharap jajaran ASN Kabupaten Pemalang yang dipimpin plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat akan terus dapat menggelorakan moderasi beragama, harmoni dalam kebhinnekaan dan bersama-sama membangun Pemalang yang damai, indah, maju, bermartabat dan aman

“Oleh sebab itu para ASN juga harus memahami terhadap apa yang sudah dirumuskan parafounding fathersbangsa ini dalam merumuskan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Karena dengan adanya Pancasila itulah bangsa ini yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa dan enam agama semuanya bisa bersatu. Pancasila itu adalah ideologi terbaik yang bisa menyatukan semua keberagaman yang ada di negeri ini,” kata mantan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulawesi Selatan dan Gorontalo ini.

Oleh karena itu, dia meminta kepada para generasi penerus bangsa, seluruh masyarakat termasuk para ASN harus berterima kasih terhadap para pendahulu bangsa. Para pendahulu sudah memikirkan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ideologi Pancasila sebagai dasar negara

“Insya Allah apda 2045 nanti Indonesia ini akan menjadi negara terbesar, termasuk negara yang kuat karena kita punya bonus demografi yang sangat luar biasa sekali. Kalau masih ada yang ribut mempertentangkan dasar negara tentunya itu adalah proxy semua yang ingin menghancurkan negara, apalagi kalau sampai membawa-bawa agama. Tentunya itu sangat berbahaya bagi persatuan bangsa ini,” tandasnya.

Selain terhadap para ASN, dirinya juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Pemalang yang dinilainya sebagai masyarakat Islam yang washatiayah untuk selalu mengedepankan Islam yang moderat, akhlakul karimah ataurahmatan lil alamin.

“Saya yakin masyarakat Pemalang sangat kental dengan nilai-nilai moderasi beragama, menghargai, menghormati yang kemudian ada keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Artinya saling menghargai karena dari dulu sebetulnya Pemalang luar biasa sebagai daerah yang masyarakatnya damai,” ujarnya.

Sementara itu, plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat berharap seminar kebangsaan ini menjadi langkah strategis dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme di lingkungan ASN dan juga masyarakat.

“Karena dalam mencegah dan menangkal radikalisme, diperlukan pemahaman yang utuh termasuk ciri-cirinya, indikasi seseorang terpengaruh paham ini, bagaimana awal mula masuk dan mempengaruhi kehidupan sosial serta bagaimana paham ini menyebar,” tegasnya .

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pemalang, Madatsir Mas’ud, mengatakan bahwa inti supaya masyarakat Pemalang ini terhindar dari paham radikal, intoleransi dan terorisme adalah kerukunan.

“Bagaimana bisa aman kalaunggakrukun. Alhamdulillah untuk Pemalang enam agama ini luar biasa kerukunannya. Duduk bersama dan kalau ada apa-apa hubungan dengan pemerintah daerah pasti dirukunkan dengan baik. Dari sekian tahun belum pernah terjadi apa-apa di Pemalang itu sangat luar biasa Alhamdulillah,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang WFH Perdana,...
Jelang WFH Perdana, Produktivitas ASN Jakarta Dipantau melalui Sistem Monitoring
Pramono Perketat Izin...
Pramono Perketat Izin Anak Buahnya terkait Pemangkasan Perjalanan Dinas
WFA hingga 30 Maret,...
WFA hingga 30 Maret, ASN Tangsel Tetap Gaspol Layani Warga dari Mana Saja
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved