Tekan Penularan COVID-19, Gubernur Jabar Usul Pilkada 2 Ronde
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga menegaskan, keselamatan masyarakat harus diutamakan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19. Oleh karenanya, dia menekankan, potensi sebaran COVID-19 harus ditekan selama pilkada berlangsung. "Kami harus memastikan keselamatan warga, apalagi Jabar penduduknya terbesar se-Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI, Teras Narang menilai, penundaan pilkada krusial mengingat kasus positif di Indonesia masih terus bertambah. Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia kini mengalami krisis kesehatan dan ekonomi.
"Jadi, kondisi seperti ini menjadi keprihatinan Komite I. Intinya, pandangan kami bahwa sebaiknya pilkada tidak dilakukan di 2020. Namun, kami selalu berdoa COVID-19 segera berlalu," katanya.
Diketahui, delapan daerah di Jabar akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.
Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI, Teras Narang menilai, penundaan pilkada krusial mengingat kasus positif di Indonesia masih terus bertambah. Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia kini mengalami krisis kesehatan dan ekonomi.
"Jadi, kondisi seperti ini menjadi keprihatinan Komite I. Intinya, pandangan kami bahwa sebaiknya pilkada tidak dilakukan di 2020. Namun, kami selalu berdoa COVID-19 segera berlalu," katanya.
Diketahui, delapan daerah di Jabar akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.
(shf)
Lihat Juga :