Tekan Penularan COVID-19, Gubernur Jabar Usul Pilkada 2 Ronde

Selasa, 07 Juli 2020 - 17:20 WIB
loading...
Tekan Penularan COVID-19,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengusulkan Pilkada Serentak 2020 digelar 2 ronde untuk menekan potensi penularan COVID-19. Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Gubernur Jabar yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil mengusulkan pembagian waktu pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 pada Desember mendatang.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku, masih mengkhawatirkan penularan COVID-19 saat Pilkada Serentak 2020 digelar. Pasalnya, kasus penularan COVID-19 masih terus terjadi hingga saat ini. Menurutnya, pembagian waktu pemungutan suara dapat menjadi solusi dari kekhawatiran tersebut. (Baca juga: ABG Korban Pemerkosaan Diperkosa Kembali Oknum P2TP2A, Polisi Periksa Saksi)

Dia juga menilai, pembagian jadwal pemungutan suara lebih baik ketimbang menambah jumlah tempat pemungutan suara (TPS), sehingga beban anggaran Pilkada Serentak 2020 pun dapat ditekan. Apalagi, kata Kang Emil, 63% warga Jabar kini terdampak COVID-19 dan membutuhkan bantuan. (Baca juga: Oknum Jaksa Selundupkan Obat Daftar G Diserahkan ke Polisi)

"Sekarang 63 persen warga Jabar harus dibantu, maka sebagai pemimpin saya putuskan semua proyek berhenti. Kami fokus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan," tegas Kang Emil dalam rapat virtual dengan Komite I DPD RI di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (7/7/20).

"Solusi saya sederhana, membuat regulasi yang mengatur bahwa pemungutan suara bisa sampai sore. Jadi, jumlah TPS-nya tetap, pencoblosannya dibagi dua ronde, yakni pagi sampai siang, dan siang sampai sore," sambung Kang Emil.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga menegaskan, keselamatan masyarakat harus diutamakan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19. Oleh karenanya, dia menekankan, potensi sebaran COVID-19 harus ditekan selama pilkada berlangsung. "Kami harus memastikan keselamatan warga, apalagi Jabar penduduknya terbesar se-Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI, Teras Narang menilai, penundaan pilkada krusial mengingat kasus positif di Indonesia masih terus bertambah. Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia kini mengalami krisis kesehatan dan ekonomi.

"Jadi, kondisi seperti ini menjadi keprihatinan Komite I. Intinya, pandangan kami bahwa sebaiknya pilkada tidak dilakukan di 2020. Namun, kami selalu berdoa COVID-19 segera berlalu," katanya.

Diketahui, delapan daerah di Jabar akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Hasil Hitung KPU, Jagoan...
Hasil Hitung KPU, Jagoan Partai Perindo Hasbi-Amir Menang di Pilkada Lebak 2024
Picu Polemik di Pilkada...
Picu Polemik di Pilkada 2024, Pemerintah Diminta Atasi Tapal Batas Muba dan Muratara
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Berita Terkini
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Infografis
2 Pemain Indonesia Borong...
2 Pemain Indonesia Borong Dua Gelar Individu di Piala AFF U-19 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved