Sejumlah Kepala Keluarga Tolak Pengukuran Tanah Bendungan Jenelata
Selasa, 07 Juli 2020 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kegiatan ini pihaknya turun langsung bersama Kepala Bidang Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa, Abu Bakar.
Rencana pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju masuk dalam tahap pengukuran lahan. Ada dua desa yang akan menjadi lokasi pembangunan bendungan yakni Desa Tanakareng dan Desa Moncong Loe.
Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat telah dilibatkan dalam proses sosialisasi pengadaan lahan Bendungan Jenelata.
Bahkan salah satu warga yang menolak diukur lokasinya, ikut bertanya di dalam sosialisasi tersebut. Pihaknya pun berupaya untuk mencarikan solusi yang terbaik agar rencana pembangunan Bendungan Jenelata dapat berjalan sesuai target.
"Kita carikan apa yang menjadi keinginan para pihak yang tidak mau diukur lokasinya. karena di sana sudah ada patok-patok objek. Kita berharap 14 KK ini bisa segera dilakukan pengukuran karena menurut informasi objek tersebut ada di bawah bendungan yang nantinya akan dilakukan kegiatan-kegiatan," tambahnya.
Rencana pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju masuk dalam tahap pengukuran lahan. Ada dua desa yang akan menjadi lokasi pembangunan bendungan yakni Desa Tanakareng dan Desa Moncong Loe.
Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat telah dilibatkan dalam proses sosialisasi pengadaan lahan Bendungan Jenelata.
Bahkan salah satu warga yang menolak diukur lokasinya, ikut bertanya di dalam sosialisasi tersebut. Pihaknya pun berupaya untuk mencarikan solusi yang terbaik agar rencana pembangunan Bendungan Jenelata dapat berjalan sesuai target.
"Kita carikan apa yang menjadi keinginan para pihak yang tidak mau diukur lokasinya. karena di sana sudah ada patok-patok objek. Kita berharap 14 KK ini bisa segera dilakukan pengukuran karena menurut informasi objek tersebut ada di bawah bendungan yang nantinya akan dilakukan kegiatan-kegiatan," tambahnya.
Lihat Juga :