Inflasi Jawa Timur Capai 6,65 Persen, Lampaui Nasional

Rabu, 02 November 2022 - 05:07 WIB
loading...
Inflasi Jawa Timur Capai 6,65 Persen, Lampaui Nasional
BPS Jawa Timur mencatat di delapan kota pada Oktober 2022 terjadi inflasi tahunan 6,65 persen.
A A A
SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) mencatat di delapan kota pada Oktober 2022 terjadi inflasi tahunan sebesar 6,65 persen. Pada Oktober 2021, Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 106,15 dan pada Oktober 2022 menjadi 113,21.

Tingkat inflasi tahunan Jatim tersebut lebih tinggi dibanding nasional yang sebesar 5,71 persen dengan IHK sebesar 112,75. Tingkat inflasi tahunan di delapan kota IHK Jatim pada Oktober 2022 tertinggi adalah Jember sebesar 7,23 persen.

Kota Surabaya mencapai 6,77 persen, Malang sebesar 6,76 persen, Sumenep (6,36 persen), Madiun (6,02 persen), Kediri (5,87 persen), Banyuwangi (5,55 persen), dan Probolinggo (5,43 persen).

Komoditas yang dominan berkontribusi terhadap inflasi tahunan pada Oktober 2022, antara lain, bensin, angkutan udara, beras, perguruan tinggi, mobil, telur ayam ras, sekolah dasar, rokok kretek filter, cabai rawit, dan kontrak rumah.

Baca juga: KDRT dan Judi Online Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Bojonegoro

"Adapun komoditas yang berkontribusi terhadap deflasi antara lain, sekolah menengah atas, daging ayam ras, tomat, biaya administrasi transfer uang, bawang putih, jagung manis, bayam, brokoli, kol putih/kubis, dan tissu," kata Ketua Tim Statistik Harga Fungsi Statistik Distribusi BPS Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Selasa (1/11/2022).

Selama Oktober 2021 hingga Oktober 2022, dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Serang sebesar 7,54 persen. Kemudian diikuti Surabaya sebesar 6,77 persen, Yogyakarta sebesar 6,67 persen, Bandung sebesar 5,79 persen, Semarang sebesar 5,35 persen, dan DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 4,47 persen.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3070 seconds (11.210#12.26)