Tak Ingin Lengah, Wisata Bukit Mas Perketat Protokol Kesehatan

Selasa, 07 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Tak Ingin Lengah, Wisata...
Wisata Bukit Mas disemprot disinfektan seminggu sekali. Foto/SINDOnews/Edi Purwanto
A A A
SURABAYA - Manajemen pengelola Wisata Bukit Mas I dan II menerapkan tatanan normal baru mengantisipasi penyebaran COVID-19. Setelah selalu menyemprotkan disinfektan kepada 1.653 rumah di kawasan Wisata Bukit Mas I dan II, pengelola menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

(Baca juga: Wisata Bukit Mas Disemprot Disinfektan Seminggu Sekali )

"Kami tidak ingin terlena mencegah COVID-19 di lingkungan Wisata Bukit Mas. Protokol kesehatan diterapkan mulai gerbang masuk, kemudian gerbang kluster, area rumah contoh dan rumah stock," kata manajer pengelola Wisata Bukit Mas I dan II, Toni Markus Sayogo, Selasa (7/7/2020).

Manajemen Wisata Bukit Mas mengacu pada Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dalam penerapan tatanan normal baru. Normal baru itu seperti kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Terus-menerus atau rajin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan. "Ketika ada orang mau masuk perumahan baik warga maupun bukan warga akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan mereka wajib menggunakan masker," kata Toni.

(Baca juga: RS Simpang, Perjalanan Penuh Wabah dan Penampung Korban Perang )

Menurut dia, apabila ditemukan warga atau bukan warga yang mengalami suhu badan di atas ketentuan, maka akan diminta melapor ke Dinas Kesehatan. "Hal ini juga diberlakukan di rumah stok untuk mengantisipasi pengunjung. Pengunjung wajib dicek suhu tubuh, cuci tangan dan pakai masker," jelasnya.

Pencegahan COVID-19 sudah dilakukan bulan Februari 2020 atau sejak wabah COVID-19 merebak di Indonesia. Tim pengelola melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di Wisata Bukit Mas I sebanyak 618 dan Wisata Bukit Mas II sebanyak 1.035 unit. Sejak itu, agenda penyemprotan disinfektan secara rutin dilakukan.

"Kami memohon maaf apabila ada penghuni yang terganggu. Apa yang kita lakukan dalam New Normal ini demi mencegah mata rantai penyebaran COVID-19," ujarnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved