Usai Bertemu dengan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Ungkap Alasan Gugat Cerai
Kamis, 27 Oktober 2022 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu petugas pengadilan menutup pintu dan meminta wartawan untuk menunggu di luar. Sidang mediasi gugatan perceraian pasangan pejabat publik itu berlangsung tertutup.
Sidang digelar tidak begitu lama, sekitar 45 menit kemudian keduanya keluar dari ruangan sidang. Pada kesempatan itu Kang Dedi Mulyadi mengatakan jika peraidangan berjalan lancar seperti biasa. Namun dirinya tidak menyangka jika istrinya yang saat ini menjadi bupati menggantikannya yang selama dua priode menjabat Bupati Purwakarta harus melakukan gugatan cerai terhadapnya.
Baca juga: Ini Profil Bupati Purwakarta yang Menggugat Cerai Suaminya Dedi Mulyadi
"Saya pernah menjabat wakil bupati lima tahun. Kemudian menjabat bupati sepuluh tahun. Selama saya menjabat jabatan itu (selama 15 tahun) saya tidak pernah menggugat cerai. Tapi setelah istri saya menjadi bupati dan saya tidak lagi menjabat bupati atau wakil bupati kenapa istri saya menggugat cerai,"tutur Kang Dedi.
Saat ditanya apa salah satu alasan gugatan cerai yang dilayangkan istrinya, Kang Dedi tidak menjawabnya. Menurutnya hal itu menjadi rana privasi internal pihaknya bersama pengadilan. "Lagi pula tadi itu kan agendanya mediasi. Satu pihak menyampaikan dan satu pihak mentampaikan dan tidak boleh disampaikan ke muka umum,"tambahnya.
Sidang digelar tidak begitu lama, sekitar 45 menit kemudian keduanya keluar dari ruangan sidang. Pada kesempatan itu Kang Dedi Mulyadi mengatakan jika peraidangan berjalan lancar seperti biasa. Namun dirinya tidak menyangka jika istrinya yang saat ini menjadi bupati menggantikannya yang selama dua priode menjabat Bupati Purwakarta harus melakukan gugatan cerai terhadapnya.
Baca juga: Ini Profil Bupati Purwakarta yang Menggugat Cerai Suaminya Dedi Mulyadi
"Saya pernah menjabat wakil bupati lima tahun. Kemudian menjabat bupati sepuluh tahun. Selama saya menjabat jabatan itu (selama 15 tahun) saya tidak pernah menggugat cerai. Tapi setelah istri saya menjadi bupati dan saya tidak lagi menjabat bupati atau wakil bupati kenapa istri saya menggugat cerai,"tutur Kang Dedi.
Saat ditanya apa salah satu alasan gugatan cerai yang dilayangkan istrinya, Kang Dedi tidak menjawabnya. Menurutnya hal itu menjadi rana privasi internal pihaknya bersama pengadilan. "Lagi pula tadi itu kan agendanya mediasi. Satu pihak menyampaikan dan satu pihak mentampaikan dan tidak boleh disampaikan ke muka umum,"tambahnya.
Lihat Juga :