Demi Konten Medsos, Tawuran Pecah di Jembatan Suroboyo 1 Tewas 3 Ditangkap
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Pelaku tawuran ini merupakan kelompok geng asal Surabaya, yakni geng Aliansi All Star dan Gengster Team Guk-guk. "Semua yang kita tangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim AKP Arief Ryzki Wicaksana, Rabu (26/10/2022).
Korban RM, imbuhnya, tewas bersimbah darah setelah dikeroyok oleh sekelompok diduga geng Aliansi All Star di kawasan Jalan Pantai Kenjeran Surabaya. Ketiga pelaku pengeroyokan semuanya masih berstatus pelajar.
Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti, video saat kejadian pengeroyokan, baju yang digunakan korban, satu unit ponsel milik tersangka yang berisi video pengeroyokan, dua clurit dengan panjang 2 meter yang digunakan untuk membacok korban. "Kami juga menyita satu unit sepeda motor sebagai sarana yang digunakan pelaku," katanya.
![Demi Konten Medsos, Tawuran Pecah di Jembatan Suroboyo 1 Tewas 3 Ditangkap]()
Arief mengungkapkan, semua pelaku tawuran yang tergabung dalam Aliansi All Star awalnya ingin mengadakan pembalasan dengan cara menyerukan "Come Back" melalui WA Grup (TOS) dengan sasaran kelompok dari "Gangster Team Guk-guk". Di mana kedua kelompok tersebut merupakan musuh bebuyutan.
Aksi pembalasan tersebut didasari dari kejadian pada Minggu (23/10/2022). Di mana Aliansi All Star mengalami kekalahan, dan salah satu dari pelaku mengalami luka. Geng Aliansi All Star saat itu mengadakan pembalasan.
Korban RM, imbuhnya, tewas bersimbah darah setelah dikeroyok oleh sekelompok diduga geng Aliansi All Star di kawasan Jalan Pantai Kenjeran Surabaya. Ketiga pelaku pengeroyokan semuanya masih berstatus pelajar.
Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti, video saat kejadian pengeroyokan, baju yang digunakan korban, satu unit ponsel milik tersangka yang berisi video pengeroyokan, dua clurit dengan panjang 2 meter yang digunakan untuk membacok korban. "Kami juga menyita satu unit sepeda motor sebagai sarana yang digunakan pelaku," katanya.

Arief mengungkapkan, semua pelaku tawuran yang tergabung dalam Aliansi All Star awalnya ingin mengadakan pembalasan dengan cara menyerukan "Come Back" melalui WA Grup (TOS) dengan sasaran kelompok dari "Gangster Team Guk-guk". Di mana kedua kelompok tersebut merupakan musuh bebuyutan.
Aksi pembalasan tersebut didasari dari kejadian pada Minggu (23/10/2022). Di mana Aliansi All Star mengalami kekalahan, dan salah satu dari pelaku mengalami luka. Geng Aliansi All Star saat itu mengadakan pembalasan.
Lihat Juga :