Pantau Kasus Gagal Ginjal Akut, Ganjar Kumpulkan Data Seluruh Pasien
Selasa, 25 Oktober 2022 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kita pantau terus menerus. Alhamdulillah kemarin di Jawa Tengah indikasi-indikasi yang muncul, beberapa di antaranya orang di Jawa Tengah tapi dirawat di RS Sardjito (DIY)," tuturnya.
Ganjar mengatakan, sampai saat ini Pemprov Jateng terus mencatat dan mendata terkait kasus ini. Ganjar pun mengimbau masyarakat memerhatikan imbauan pemerintah pusat terkait obat-obatan tertentu yang tidak boleh digunakan. Baca juga: TGB Bertemu Ganjar Pranowo di Semarang, Ini yang Dibahas
"Yang kemudian 5 ini saya minta untuk seluruh yankes yang ada mencatat dengan baik agar kita mengerti. Di samping pemerintah kan sudah mengeluarkan imbauan untuk obat-obatan jenis tertentu itu tidak digunakan," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan ada 241 anak terkena gagal ginjal akut, 5 di antaranya ada di Jateng. Dinkes Jateng bakal berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk menelusuri hal itu.
"Hari ini lagi kita telaah bersama dengan IDAI, RS Sardjito, dan DKK kabupaten kota. Nanti kami infokan," kata Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
Ganjar mengatakan, sampai saat ini Pemprov Jateng terus mencatat dan mendata terkait kasus ini. Ganjar pun mengimbau masyarakat memerhatikan imbauan pemerintah pusat terkait obat-obatan tertentu yang tidak boleh digunakan. Baca juga: TGB Bertemu Ganjar Pranowo di Semarang, Ini yang Dibahas
"Yang kemudian 5 ini saya minta untuk seluruh yankes yang ada mencatat dengan baik agar kita mengerti. Di samping pemerintah kan sudah mengeluarkan imbauan untuk obat-obatan jenis tertentu itu tidak digunakan," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan ada 241 anak terkena gagal ginjal akut, 5 di antaranya ada di Jateng. Dinkes Jateng bakal berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk menelusuri hal itu.
"Hari ini lagi kita telaah bersama dengan IDAI, RS Sardjito, dan DKK kabupaten kota. Nanti kami infokan," kata Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
(poe)
Lihat Juga :