Dilan Gaet Millennial Jadi Infrastruktur Tim Pemenangan
Senin, 06 Juli 2020 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Selain Fauzi, juga ada Andi Widya Syadzwina. Wanita cantik yang akrab disapa Wina itu adalah mantan Media Officer PSM Makassar. Nama lain adalah Amirul Mukminin putra mantan wali kota Makassar dua periode Ilham Arief Sirajuddin, dan Elsa.
"Ada beberapa segmen, salah satunya Millennial. Dan paling ready saat ini ialah segmen itu. Tapi memang tetap ada segmen yang lain. Namun kewenangan strategis itu partai yang akan menentukan," ujarnya.
Saat ini, Deng Ical telah mengamankan rekomendasi PKS (5 kursi), PKB (1 kursi) dan PDIP (6 kursi). Total 11 kursi ini sudah bisa mengantarkan dirinya bersama dokter Fadli bertarung di Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.
Deng Ical yakin, ketiga partai ini tak akan mengubah keputusannya. Dia mengklaim pihaknya dengan partai telah membangun komitmen untuk tetap bersama-sama hingga pertarungan pada Desember 2020 mendatang.
"Kami sudah deklarasikan kesiapan kami berdua. Kami bangun jangka panjang bersama. Kalau ada komitmen partai, tentu mereka tidak akan pindah-pindah. Karena kita menawarkan dan memberikan harapan bersama," sebutnya.
Meski kursi sudah cukup untuk mendaftar di KPU, Deng Ical tetap tidak menutup ruang bagi parpol lain untuk bergabung. Bagi dia, semakin banyak koalisi maka potensi kemenangan semakin besar.
"Ada beberapa segmen, salah satunya Millennial. Dan paling ready saat ini ialah segmen itu. Tapi memang tetap ada segmen yang lain. Namun kewenangan strategis itu partai yang akan menentukan," ujarnya.
Saat ini, Deng Ical telah mengamankan rekomendasi PKS (5 kursi), PKB (1 kursi) dan PDIP (6 kursi). Total 11 kursi ini sudah bisa mengantarkan dirinya bersama dokter Fadli bertarung di Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.
Deng Ical yakin, ketiga partai ini tak akan mengubah keputusannya. Dia mengklaim pihaknya dengan partai telah membangun komitmen untuk tetap bersama-sama hingga pertarungan pada Desember 2020 mendatang.
"Kami sudah deklarasikan kesiapan kami berdua. Kami bangun jangka panjang bersama. Kalau ada komitmen partai, tentu mereka tidak akan pindah-pindah. Karena kita menawarkan dan memberikan harapan bersama," sebutnya.
Meski kursi sudah cukup untuk mendaftar di KPU, Deng Ical tetap tidak menutup ruang bagi parpol lain untuk bergabung. Bagi dia, semakin banyak koalisi maka potensi kemenangan semakin besar.
Lihat Juga :