Gubernur Sulsel Pimpin Gerakan Pencanangan COVID-19 di Makassar
Senin, 06 Juli 2020 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
"COVID-19 ini kalau Makassar selesai, 80 persen kasus positif di Sulawesi Selatan selesai. Kemarin saya kumpulkan seluruh bupati dan wali Kota, keluhannya satu tolong selesaikan soal kasus Makassar. Banyak warga kita kembali ke daerah malah menjadi penular ke daerahnya," sebutnya.
Nurdin menekankan gerakan ini lahir dengan harapan agar Pemkot Makassar bisa lebih bersinergi bersama seluruh jajarannya. "TNI polri sudah bekerja maksimal dan kita harap Pemkot Makasar, dan RT RW bisa berkalaborasi dengan baik lagi. Apalagi didukung oleh tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidik. Maka penyebaran virus ini bisa cepat terselesaikan," ujarnya.
Dia pun telah menyiapkan reward untuk RT dan RW yang berhasil mengeluarkan daerahnya dari zona merah. "Siapa cepat dia yang dapat itu reward. Ini sudah lama kita siapkan," sebut Nurdin.
Sementara dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, pencanangan bersama ini dilakukan atas tiga langkah utama. Pertama yakni edukasi massif.
Kedua kegiatan preventif massal seperti melakukan disinfektan massal dan pembatasan pergerakan keluar masuk kota Makassar. Ketiga, saling bersinergi antara seluruh elemen yang ada.
Nurdin menekankan gerakan ini lahir dengan harapan agar Pemkot Makassar bisa lebih bersinergi bersama seluruh jajarannya. "TNI polri sudah bekerja maksimal dan kita harap Pemkot Makasar, dan RT RW bisa berkalaborasi dengan baik lagi. Apalagi didukung oleh tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidik. Maka penyebaran virus ini bisa cepat terselesaikan," ujarnya.
Dia pun telah menyiapkan reward untuk RT dan RW yang berhasil mengeluarkan daerahnya dari zona merah. "Siapa cepat dia yang dapat itu reward. Ini sudah lama kita siapkan," sebut Nurdin.
Sementara dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, pencanangan bersama ini dilakukan atas tiga langkah utama. Pertama yakni edukasi massif.
Kedua kegiatan preventif massal seperti melakukan disinfektan massal dan pembatasan pergerakan keluar masuk kota Makassar. Ketiga, saling bersinergi antara seluruh elemen yang ada.
Lihat Juga :