Gelombang Laut Tinggi, Pasokan Ikan di Natuna Menurun

Senin, 17 Oktober 2022 - 02:51 WIB
loading...
Gelombang Laut Tinggi,...
Pasokan ikan di Pasar Ranai Kabupaten Natuna berkurang akibat gelombang tinggi. Foto/Ilustrasi
A A A
NATUNA - Cuaca ekstrem yang memicu terjadinya gelombang laut tinggi, berdampa besar terhadap pasokan ikan di sejumlah pasar di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Penurunan pasokan ikan itu, salah satunya terjadi di Pasar Ranai.

Baca juga: Gelombang Tinggi Hantam Pesisir Selatan Kebumen, Ratusan Warung Hancur

Adanya penurunan pasokan ikan tersebut, diakui pedagang ikan di Pasar Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Sukrianto. "Sudah sekitar satu minggu ini pasokan ikan di pasaran terus berkurang," katanya.



Pasar Ikan Ranai kini terlihat sepi pedagang, hanya beberapa pedagang yang masih terlihat menjual jenis ikan tertentu saja. "Yang lain tidak berjulalan karena tidak kebagian ikan untuk dijual. Sebab tangkapan nelayan berkurang akibat cuaca ekstrem," ungkap Sukrianto.

Baca juga: Gas Elpiji Bocor, Belasan Tamu dan Juru Masak Acara Hajatan Dilarikan ke Puskesmas

Menurunnya pasokan ikan tersebut, membuat harga ikan naik. Kenaikan harga ikan ini, salah satunya terjadi pada jenis ikan karang. Biasanya ikan karang dijual Rp25 ribu per kg, kini menjadi Rp30 ribu per kg. "Sudah naik, ikannya bukan dari sini, dari kecamatan lain. Setiap tahun seperti ini, sudah biasa," ungkapnya.

Baca juga: Syukuran Juara KTA Online Terbanyak, DPC Partai Perindo Sunggal Bagikan 500 Karung Beras

Salah satu nelayan Pering, Fredy menyebut, saat ini nelayan belum berani melaut karena gelombang laut tinggi mencapai empat meter disertai hujan petir dan angin kencang. "Ini ramai (nelayan pering) di pelabuhan nelayan lagi ngumpul, tidak melaut," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved