Aremania Minta Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Tidak Dilakukan Polri
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 15:29 WIB
loading...
Aremania minta autopsi korban tragedi Kanjuruhan tidak dilakukan Polri. Foto: Avirista/SINDOnews
A
A
A
MALANG - Tim Gabungan Aremania (TGA) mendorong autopsi korban tragedi Kanjuruhan, dilakukan pihak yang objektif dan independen. Artinya, para ahli dari dokter forensik dilibatkan, seperti halnya saat kasus autopsi pada kematian Brigadir J beberapa waktu lalu.
Anjar Nawan Yusky, pendamping hukum Tim Gabungan Aremania mengungkapkan, usulan autopsi sudah disusun Tim Pencari Fakta Independen dan Aremania.
"Hasilnya nanti akan diserahkan ke Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Salah satu rekomendasinya adalah usulan autopsi korban tragedi Kanjuruhan Malang. Kita hanya bisa mengusulkan ke mereka," katanya, di Posko TGA Jalan Kawi, Malang, Sabtu (15/10/2022).
Baca juga: Sesepuh Aremania Minta Suporter Kawal Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Anjar menegaskan, autopsi ini harus dilakukan dengan mendengarkan kepentingan korban. Makanya, dia berharap agar hasil autopsi bisa valid dan objektif, tanpa ada hal yang ditutup-tutupi atau mengaburkan fakta.
Anjar Nawan Yusky, pendamping hukum Tim Gabungan Aremania mengungkapkan, usulan autopsi sudah disusun Tim Pencari Fakta Independen dan Aremania.
"Hasilnya nanti akan diserahkan ke Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Salah satu rekomendasinya adalah usulan autopsi korban tragedi Kanjuruhan Malang. Kita hanya bisa mengusulkan ke mereka," katanya, di Posko TGA Jalan Kawi, Malang, Sabtu (15/10/2022).
Baca juga: Sesepuh Aremania Minta Suporter Kawal Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Anjar menegaskan, autopsi ini harus dilakukan dengan mendengarkan kepentingan korban. Makanya, dia berharap agar hasil autopsi bisa valid dan objektif, tanpa ada hal yang ditutup-tutupi atau mengaburkan fakta.
Lihat Juga :