Kota Malang Zona Merah, 2 Orang Reaktif Langsung Diisolasi
Minggu, 05 Juli 2020 - 04:52 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, hari ke dua operasi gabungan (Opsgab) pasca ditetapkannya Kota Malang, kembali zona merah oleh Pemprov Jatim, dengan target operasi tempat tongkrongan, tim kembali "mengangkut" warga yang hasil rapid testnya reaktif.
(Baca juga: Dini Hari, Gempa Bermagnitudo 5.3 Guncang Malang dan Blitar )
Menyasar warung kopi di kawasan Jalan Terusan Candi Mendut, dari 91 orang yang dirapid test, kedapatan dua orang reaktif, yakni satu pengunjung laki-laki berusia 26 tahun, dan satu juru parkir (jukir) laki-laki usia 27 tahun.
"Keduanya kita bawa dan kita amankan di rumah isolasi, sampai keluar hasil swabnya. Dan sampai hari ini sudah tiga orang yang kita masukkan ke rumah isolasi," ujar Sekkota Malang, Wasto yang hadir bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarwata, dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson.
Lebih lanjut Wasto mengatakan, karena jukir bagian yang tidak terlepas dari manajemen usaha, maka begitu ada salah satu yang reaktif, maka tempat usaha ditutup selama lima hari dan dilakukan sterilisasi.
(Baca juga: Dini Hari, Gempa Bermagnitudo 5.3 Guncang Malang dan Blitar )
Menyasar warung kopi di kawasan Jalan Terusan Candi Mendut, dari 91 orang yang dirapid test, kedapatan dua orang reaktif, yakni satu pengunjung laki-laki berusia 26 tahun, dan satu juru parkir (jukir) laki-laki usia 27 tahun.
"Keduanya kita bawa dan kita amankan di rumah isolasi, sampai keluar hasil swabnya. Dan sampai hari ini sudah tiga orang yang kita masukkan ke rumah isolasi," ujar Sekkota Malang, Wasto yang hadir bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarwata, dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson.
Lebih lanjut Wasto mengatakan, karena jukir bagian yang tidak terlepas dari manajemen usaha, maka begitu ada salah satu yang reaktif, maka tempat usaha ditutup selama lima hari dan dilakukan sterilisasi.
(eyt)
Lihat Juga :