Kisah Guru-guru di Madina Bertaruh Nyawa Bantu Siswa Seberangi Sungai Arus Deras
Kamis, 06 Oktober 2022 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Cerita Pilu Devi Atok, Ditinggal Pergi 3 Perempuan Tercinta di Stadion Kanjuruhan
Salah seorang pelajar, Herman mengaku, selain menyeberangi sungai yang arusnya deras, untuk sampai di sekolah juga harus berjalan kaki sejauh 5 km. "Tidak ada kendaraan yang melintas ke sekolah, sehingga harus jalan kaki setiap hari," ungkapnya.
Baca juga: Mencekam! Pelajar Kota Palopo Tebar Teror Pakai Panah
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Madina, Hamdani mengaku sangat prihatin dengan kesulitan yang dihadapi para pelajar dan guru tersebut. "Kami berjanji akan mengusulkan pembangunan jembatan gantung ke Pemkab Madina, untuk meringankan beban para siswa dan guru," tuturnya.
Salah seorang pelajar, Herman mengaku, selain menyeberangi sungai yang arusnya deras, untuk sampai di sekolah juga harus berjalan kaki sejauh 5 km. "Tidak ada kendaraan yang melintas ke sekolah, sehingga harus jalan kaki setiap hari," ungkapnya.
Baca juga: Mencekam! Pelajar Kota Palopo Tebar Teror Pakai Panah
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Madina, Hamdani mengaku sangat prihatin dengan kesulitan yang dihadapi para pelajar dan guru tersebut. "Kami berjanji akan mengusulkan pembangunan jembatan gantung ke Pemkab Madina, untuk meringankan beban para siswa dan guru," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :