Webinar 'Krisis Iklim', Efek Rumah Kaca Turun Drastis Selama COVID-19

Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Guru Besar FH Unpad Ida Nurlinda mengatakan, selain berkontribusi pada perbaikan iklim, pandemi COVID-19 justru menumbuhkan limbah plastik dan detergen untuk cuci tangan. Kemudian menambah sampah akibat penggunaan alat pelindung diri (APD).

Menurut Ida, mengurangi emisi gas rumah kaca supaya tidak memperparah krisis iklim bisa dilakukan dengan mengurangi transportasi sebagai efisiensi energi. Di sisi lain,Indonesia dengan beragam suku dan adat, memiliki kearifan lokal yang sangat mendukung kelestarian lingkungan.

"Banyak kearifan lokal di Indonesia yang mendukung penanganan perubahan iklim karena kearifan lokal ini efektif membantu pemerintah menangani perubahan iklim," kata Ida.

Tinggal ke depan, ujar dia, tantangannya adalah bagaimana dampak COVID-19 yang memberi kontribusi positif terhadap penurunan emisi gas rumah kaca tetap berlangsung setelah COVID-19 berakhir.

Kearifan lokal yang memberi kontribusi terhadap penanganan climate change terbukti berhasil. Seperti dikisahkan Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Gita Syahrani.

Gita mengatakan, LTKL tidak mengklaim daerahnya sudah ;estari, hanya memang itu jadi tujuan. LTKL ini beranggotakan sejumlah kabupaten di Indonesia yang berkomitmen terhadap keberlangsungan lingkungan untuk menekan krisis iklim.

"Seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Siak, Kabupaten Sintang, Sigi, Bone Bolango, Gorontalo dan Kabupaten Aceh Tamiang. Di dalamnya, mereka melibatkan masyarakat adat yang selama ini konsisten menjaga hutan," pungkas Gita.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pemprov Jambi dan APHI...
Pemprov Jambi dan APHI Kolaborasi Pencegahan Karhutla-Pengembangan Multiusaha Kehutanan
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved