Horor Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang, Aremania: Seperti Kuburan Massal!

Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:25 WIB
loading...
Horor Pintu 13 Stadion...
Kondisi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang yang memakan banyak korban jiwa lantaran terinjak-injak saat berdesakan ingin keluar pasca tembakan gas air mata. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 125 nyawa melayang masih membekas kuat di ingatan Eko, seorang Aremania, sebutan untuk suporter Arema FC. Dia menjadi salah seorang saksi mata tragedi yang memilukan.

Horor Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang, Aremania: Seperti Kuburan Massal!


Sambil menerawang dan menahan sedih, Eko menceritakan peristiwa kelabu pada Sabtu (1/10/2022) yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Baca juga: Fakta Baru: Pintu Stadion Kanjuruhan Malang Terkunci usai Laga Arema FC vs Persebaya

Pada Sabtu kelabu itu, EKo kehilangan saudara dan teman-temannya dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.

Dia menjelaskan, saat itu ia memang tak memasuki Stadion Kanjuruhan Malang, kendati memiliki tiket. Ia memilih untuk minum kopi di dekat pintu 10 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, dengan teman-temannya sesama Aremania dari Dau, Kabupaten Malang.

Horor Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang, Aremania: Seperti Kuburan Massal!


Pengakuannya saat berada di luar itu sudah banyak sekali aparat keamanan yang berjaga. Penjagaan kian ketat ketika menjelang akhir pertandingan. Namun sesaat setelah pertandingan berakhir kira-kira berjarak 10-20 menit terdengar suara gedoran orang-orang di pintu 10, meminta tolong dibukakan pintu yang tertutup rapat.

"Saya pertama kali ada perempuan pingsan ditolong, satu dua terus bertambah, ikut evakuasi saya kepikiran saudara-saudara di gate 13, 14, 17. Cuma yang terbuka ada di gate 14. Tiba di gate 13 titik saya rasa semacam kuburan massal," ungkap dia.

Baca juga: Menyayat Hati! Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK Muhadjir Effendy

Di situ terdengar banyak suara minta tolong dan ketika ia mengintip ke dalam gerbang 13, ratusan orang terlihat berdesakan.

Bahkan banyak di dalamnya anak-anak dan para perempuan. Naluri Eko pun bergerak, ia mencoba mencari pertolongan dengan meminta tolong ke aparat kepolisian yang bertugas di dekatnya.

Tetapi ketika polisi itu akan menolong, tiba-tiba ada beberapa orang yang mungkin sudah marah dengan ulah aparat kepolisian di dalam stadion, mencoba mengejar sang polisi yang hendak dimintai tolong oleh Eko.

Sang polisi itu langsung lari menuju parkiran dan menghilang, sedangkan di pintu 13 itu suasana kian histeris dan mencekam.

"Banyak sekali anak dan perempuan bertumpukan di bawahnya. Di gate 13 ada sekitar 300-400 orang yang kemungkinan setengahnya menjadi korban. Karena posisinya sudah lemas," ungkapnya.



Eko melihat bagaimana upaya para penonton untuk menjebol pintu yang terbuat dari besi itu. Bahkan sejumlah penonton dengan alat digunakan untuk membobol ventilasi kecil di dekat pintu.

Memang dari pantauan di lokasi, terdapat lubang ventilasi kecil yang akhirnya dijebol. Terlihat lubang diperkirakan berukuran 1 x 1,5 meter yang terlihat.

"Saya melihat banyak sekali korban. Saya lari nyari bantuan dipakai baju hitam bertuliskan 99. Setelah itu lemas, dan melanjutkan istirahat. Di luar sudah banyak mobil yang terbakar," tukasnya.

Hingga Selasa siang (4/10/2022) pintu 13 ini masih cukup ramai dikunjungi masyarakat. Mereka berdatangan untuk berdoa dan meletakkan bunga sambil mengenang beberapa korban yang terjebak di pintu tribun 13 itu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekaman CCTV dan Video...
Rekaman CCTV dan Video Jadi Kunci Penangkapan Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik
7 Fakta Kasus Pelemparan...
7 Fakta Kasus Pelemparan Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Mencekam
Polisi Buru Oknum Suporter...
Polisi Buru Oknum Suporter Arema FC Pelempar Batu ke Bus Persik
2.000 Personel Amankan...
2.000 Personel Amankan Laga Perdana Liga 1 di Stadion Kanjuruhan
Pemkab Malang Restui...
Pemkab Malang Restui Arema Berkandang di Stadion Kanjuruhan
Viral Pemerasan di Stadion...
Viral Pemerasan di Stadion Patriot Candrabhaga, Polisi Minta Korban Buat Laporan
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Suporter PSIM Yogyakarta...
Suporter PSIM Yogyakarta vs Persib Terlibat Ricuh, Begini Respons PSSI
Ferry Paulus Tanggapi...
Ferry Paulus Tanggapi Desakan Bukti FIFA, Ungkap 3 Kategori Regulasi Suporter Tandang Ditolak
Rekomendasi
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved