Dapat Bantuan dari SiCepat, Pengurus Rumah Pejuang Kanker Ambu Sampaikan Apresiasi

Jum'at, 30 September 2022 - 22:38 WIB
loading...
Dapat Bantuan dari SiCepat, Pengurus Rumah Pejuang Kanker Ambu Sampaikan Apresiasi
Pengurus beserta pasien anak-anak dan keluarga pasien di Rumah Pejuang Kanker Ambu, Bandung. Foto ist
A A A
BANDUNG - Yayasan Indonesia Pasti Bisa berkolaborasi dengan SiCepat Ekspres memberikan bantuan kepada Rumah Pejuang Kanker Ambu, rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang dalam perawatan rumah sakit di Kota Bandung. Bantuan yang diberikan berupa uang operasional dan perlengkapan alat kesehatan.

SiCepat Ekspres memberikan bantuan berupa biaya operasional senilai Rp20 juta, paket sembako senilai Rp8 juta, dan kelengkapan prasarana rumah singgah senilai Rp5 juta untukmembantu para pejuang kanker yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan. Baca juga: Saling Dukung dan Menguatkan, IGP 2022 Usung Tema Rising-up Together



Sementara itu, Yayasan Indonesia Pasti Bisa memberikan bantuan berupa perlengkapan alat kesehatan seperti kursi roda, alat bantu dengar, alat tandu lipat, dan lainnya senilai Rp15 juta. Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu pada Kamis (22/9/2022) lalu.

Rangga Andriana selaku Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres menjelaskan, bantuan yang diberikan pihaknya merupakan program lanjutan SiCepat dalam lingkup kesehatan. Setelah fokus mendukung percepatan pemulihan pasien Covid-19, pihaknya juga membantu masyarakat dengan riwayat penyakit lainnya seperti pasien kanker di Rumah Pejuang Kanker Ambu.

Pemberian bantuan diharapkan bermanfaat bagi RumahPejuang Kanker Ambu. "Kebutuhan rumah singgah untuk mempermudah mobilitas pasien dan keluarga pasien sangat diperlukan selama pasien menjalani masa pengobatan,” ungkap Rangga dalam pernyataannya, Jumat (30/9/2022).

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan yayasan yang berdiri sejak tahun 2009 dan terus berkembang dan hingga kini telah memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana Dalam, Kota Bandung. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia
anak-anak sebanyak 15 orang.

Sedangkan dua rumah lainnya dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama. Dalam aktivitas sehari-hari di rumah singgah, para pejuang kanker yang datang didampingi oleh relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Untuk mengisi kegiatan selain rawat jalan ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya.

Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Dalam menjalani kegiatan keseharian tersebut Rumah Kanker Ambu didukung dengan berbagai macam peralatan yang membantu para pasien untuk menjalani aktivitasnya seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat berjalan dan alat kesehatanlainnya.

Pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu, Dewi Nurjanah, mengapresiasi dan berterima kasih atas partisipasi SiCepat Ekspres dan Yayasan Indonesia Pasti Bisa atas bantuan yang diberikan kepada pihaknya. Baca juga: Kerap Serang Anak-Anak, Bunda Wajib Waspadai 3 Jenis Kanker Ini

“Bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk keperluan operasional dan kebutuhan sehari-hari mengingat tingginya kebutuhan pasien dan keluarga pasien yang menempatirumah singgah kami,” ungkap Dewi.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2521 seconds (11.97#12.26)