Pria Paruh Baya yang Meninggal di Mobil Ternyata Sopir Taksi Online
Jum'at, 03 Juli 2020 - 21:33 WIB
loading...
Petugas kepolisian menggali informasi terkait korban Djalu yang ditemukan meninggal di mobil. Foto/Humas Polrestabes Bandung
A
A
A
BANDUNG - Pria paruh baya yang ditemukan meninggal dalam mobil Mobilio silver nopol D 1802 XGD di area parkir SPBU Jalan RE Martadinata (Riau), Kota Bandung, Jumat (3/7/2020), ternyata berprofesi sebagai sopir taksi online.
Identitas korban yang ditemukan petugas Polsek Bandung Wetan (Bawet) adalah, Ir Djalu Wisuda Wiratama (49). Korban beralamat di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. (BACA JUGA: Pria Setengah Baya Meninggal Dalam Mobil di SPBU Jalan Riau Bandung )
Ada dugaan korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Di tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian korban, petugas medis RS Hasan Sadikin (RSHS) tengah melakukan visum et repertum. (BACA JUGA: Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung: Pengunjung Tempat Hiburan Harus Rapid Test )
"Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Hasil pengecekan tim Inafis Polrestabes Bandung, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan dari kakaknya, korban Djalu merupakan sopir Grab (taksi online)," kata Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih. (BACA JUGA: Gugus Tugas Tinjau di Tempat Hiburan, Dinilai Belum Penuhi Protokol Kesehatan )
AKP Rahayu mengemukakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas SPBU sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang di jok depan mobil.
Identitas korban yang ditemukan petugas Polsek Bandung Wetan (Bawet) adalah, Ir Djalu Wisuda Wiratama (49). Korban beralamat di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. (BACA JUGA: Pria Setengah Baya Meninggal Dalam Mobil di SPBU Jalan Riau Bandung )
Ada dugaan korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Di tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian korban, petugas medis RS Hasan Sadikin (RSHS) tengah melakukan visum et repertum. (BACA JUGA: Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung: Pengunjung Tempat Hiburan Harus Rapid Test )
"Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Hasil pengecekan tim Inafis Polrestabes Bandung, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan dari kakaknya, korban Djalu merupakan sopir Grab (taksi online)," kata Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih. (BACA JUGA: Gugus Tugas Tinjau di Tempat Hiburan, Dinilai Belum Penuhi Protokol Kesehatan )
AKP Rahayu mengemukakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas SPBU sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang di jok depan mobil.
Lihat Juga :