Kisah Batu Cinta Parangkusumo, Gerbang Gaib Panembahan Senopati Bertemu Nyi Roro Kidul
Minggu, 25 September 2022 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
"Pertemuan keduanya di pantai ini dilakukan di atas batu karang yang kemudian dikenal sebagai Sela Gilang Parangkusumo. Oleh karena itu, dua batu itulah ikatan cinta terjadi, maka batu tersebut juga sering dijuluki sebagai Batu Cinta," ujar juru kunci Cepuri Pantai Parangkusumo, Indratno beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, masyarakat masih melakukan ritual di kawasan Cepuri sebagai tempat pertemuan antara Nyai Roro Kidul dengan Panembahan Senopati. Selain itu juga di Kawasan Pantai Parangkusumo dipercaya merupakan keratonnya Nyai Roro Kidul.
Konon pelukis legendaris Basoeki Abdullah melukis Nyai Roro Kidul setelah berkunjung di Cepuri Parangkusumo. Suatu hari, Nyai Roro Kidul Selatan hadir, menjumpai Basoeki ketika bertapa di Cepuri yang mirip sepetak taman itu. Kisah ini ditulis Solichin Salam dalam buku berjudul" R.Basoeki Abdullah Sang Maestro."
Basoeki Abdullah hanya mendengar suara Nyai Roro Kidul. Dari hasil bertapa di Cepuri ini, Basoeki Abdullah berimajinasi menciptakan lukisan tentang legenda Nusantara, Nyai Roro Kidul.
Lukisan berjudul Njai Loro Kidul (Nyai Roro Kidul) itu kini disimpan di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Lukisan itu dipindahkan dari Istana Negara Bogor ke Gedung Agung Yogyakarta pada 2009.
Lukisan bertema Nyai Roro Kidul tanpa mahkota ini dibuat antara tahun 1954-1955. Replika lukisan kini dipajang di Hotel Samudra Beach, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Diketahui Basoeki Abdullah juga melukis Nyai Roro Kidul sedang naik kereta kencana.
Hingga saat ini, masyarakat masih melakukan ritual di kawasan Cepuri sebagai tempat pertemuan antara Nyai Roro Kidul dengan Panembahan Senopati. Selain itu juga di Kawasan Pantai Parangkusumo dipercaya merupakan keratonnya Nyai Roro Kidul.
Konon pelukis legendaris Basoeki Abdullah melukis Nyai Roro Kidul setelah berkunjung di Cepuri Parangkusumo. Suatu hari, Nyai Roro Kidul Selatan hadir, menjumpai Basoeki ketika bertapa di Cepuri yang mirip sepetak taman itu. Kisah ini ditulis Solichin Salam dalam buku berjudul" R.Basoeki Abdullah Sang Maestro."
Basoeki Abdullah hanya mendengar suara Nyai Roro Kidul. Dari hasil bertapa di Cepuri ini, Basoeki Abdullah berimajinasi menciptakan lukisan tentang legenda Nusantara, Nyai Roro Kidul.
Lukisan berjudul Njai Loro Kidul (Nyai Roro Kidul) itu kini disimpan di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Lukisan itu dipindahkan dari Istana Negara Bogor ke Gedung Agung Yogyakarta pada 2009.
Lukisan bertema Nyai Roro Kidul tanpa mahkota ini dibuat antara tahun 1954-1955. Replika lukisan kini dipajang di Hotel Samudra Beach, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Diketahui Basoeki Abdullah juga melukis Nyai Roro Kidul sedang naik kereta kencana.
(shf)
Lihat Juga :