Salut! Cara Kapolresta Jayapura Redam Gejolak Ribuan Pendukung Lukas Enembe saat Demo Dipuji Warga
Selasa, 20 September 2022 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jatuh Sakit
Bahkan Kapolresta Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon bersama sejumlah anggota turun lapangan untuk memeriksa kendaraan-kendaraan yang tengah membawa penumpang.
Polisi juga sempat menegur sejumlah sopir yang membawa massa pada kendaraan bak terbuka. Polisi juga meminta massa yang terlihat tidak tertib saat berada di atas kendaraan untuk menjaga keselamatan berlalulintas.
Bahkan polisi memberikan peringatan tegas namun humanis di mana jika massa tidak mengindahkan peringatan polisi untuk tertib dalam berlalu lintas maka mereka tidak diijinkan untuk melewati barikade kepolisian menuju lokasi demonstrasi.
"Kalian saya tidak ijinkan jalan sampai kalian mengurangi jumlah orang di kendaraan yang over muatan,” tegas kapolres.
Sejumlah aparat kemudian meminta para penumpang yang merupakan massa demonstran yang terlihat melebihi kapasitas di atas mobil bak terbuka untuk turun dan pindah ke mobil lain yang masih bisa ditumpangi.
Baca juga: Massa Gubernur Papua Lukas Enembe Gelar Demo, 2.000 Personel TNI-Polri Dikerahkan
Tak hanya itu, aparat Kepolisian juga melakukan pemeriksaan senjata tajam terhadap seluruh massa demonstran yang akan mengikuti aksi demonstrasi.
Sejumlah kendaraan yang membawa penumpang langsung di arahkan untuk berhenti dan polisi melakukan pemeriksaan senjata tajam. Massa dilarang untuk membawa senjata tajam berupa alat perang tradisional hingga parang dan senjata tajam lainnya ke lokasi Demonstrasi.
Bahkan Kapolresta Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon bersama sejumlah anggota turun lapangan untuk memeriksa kendaraan-kendaraan yang tengah membawa penumpang.
Polisi juga sempat menegur sejumlah sopir yang membawa massa pada kendaraan bak terbuka. Polisi juga meminta massa yang terlihat tidak tertib saat berada di atas kendaraan untuk menjaga keselamatan berlalulintas.
Bahkan polisi memberikan peringatan tegas namun humanis di mana jika massa tidak mengindahkan peringatan polisi untuk tertib dalam berlalu lintas maka mereka tidak diijinkan untuk melewati barikade kepolisian menuju lokasi demonstrasi.
"Kalian saya tidak ijinkan jalan sampai kalian mengurangi jumlah orang di kendaraan yang over muatan,” tegas kapolres.
Sejumlah aparat kemudian meminta para penumpang yang merupakan massa demonstran yang terlihat melebihi kapasitas di atas mobil bak terbuka untuk turun dan pindah ke mobil lain yang masih bisa ditumpangi.
Baca juga: Massa Gubernur Papua Lukas Enembe Gelar Demo, 2.000 Personel TNI-Polri Dikerahkan
Tak hanya itu, aparat Kepolisian juga melakukan pemeriksaan senjata tajam terhadap seluruh massa demonstran yang akan mengikuti aksi demonstrasi.
Sejumlah kendaraan yang membawa penumpang langsung di arahkan untuk berhenti dan polisi melakukan pemeriksaan senjata tajam. Massa dilarang untuk membawa senjata tajam berupa alat perang tradisional hingga parang dan senjata tajam lainnya ke lokasi Demonstrasi.
Lihat Juga :