Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang
Senin, 19 September 2022 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur mengatakan bahwa penanaman bawang dan cabai ini hanya program jangka pendek dan menengah saja, dan nantinya dioptimalkan menjadi jangka panjang.
"Selain program tanam cabai dan bawang ini, untuk jangka yang lebih panjang dan terstruktur, saya instruksikan kepada Bupati/Wali Kota agar menganggarkan secara khusus untuk ketahanan pangan di masing-masing daerah. Kita harus belajar dari inflasi yang terjadi saat ini, harus tau langkah-langkah yang dilakukan," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng Hj. Sunarti menyatakan bahwa lahan yang disediakan adalah 50 hektare, namun yang digunakan dalam penanaman bawang merah dan cabai ini sekitar 30 hektare.
"Karena yang 20 hektarenya sudah ada kandang ayam dan sayuran lainnya seperti tomat, terong, dan daun bawang," ujarnya.
Lebih lanjut Sunarti menjelaskan dalam satu hektare lahan, bisa ditanami 15 ribu bibit cabai.
Turut hadir Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalteng Yura Djalins, Kepala OJK Prov. Kalteng Otto Fitriandy, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov. Kalteng, dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
"Selain program tanam cabai dan bawang ini, untuk jangka yang lebih panjang dan terstruktur, saya instruksikan kepada Bupati/Wali Kota agar menganggarkan secara khusus untuk ketahanan pangan di masing-masing daerah. Kita harus belajar dari inflasi yang terjadi saat ini, harus tau langkah-langkah yang dilakukan," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng Hj. Sunarti menyatakan bahwa lahan yang disediakan adalah 50 hektare, namun yang digunakan dalam penanaman bawang merah dan cabai ini sekitar 30 hektare.
"Karena yang 20 hektarenya sudah ada kandang ayam dan sayuran lainnya seperti tomat, terong, dan daun bawang," ujarnya.
Lebih lanjut Sunarti menjelaskan dalam satu hektare lahan, bisa ditanami 15 ribu bibit cabai.
Turut hadir Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalteng Yura Djalins, Kepala OJK Prov. Kalteng Otto Fitriandy, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov. Kalteng, dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
(ars)
Lihat Juga :