Ramadhan Saat Pandemi Covid-19, Perilaku Konsumtif Tetap Tinggi
Senin, 27 April 2020 - 14:56 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Bulan Ramadan tahun ini harus dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Meskipun suasananya berbeda, prilaku konsumtif tetap tinggi selama Ramadan tahun ini.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Dr. Tri Siwi Agustina, SE, M.Si menuturkan, perilaku konsumtif selama Ramadan biasanya meningkat dibandingkan dengan 11 bulan lainnya. Banyak kebutuhan harian yang meningkat drastis, baik itu kebutuhan pokok maupun pendukung lainnya.
“Konsumen cenderung menginginkan variasi dalam jenis makanan dan minuman. Meskipun bertepatan dengan pandemi virus Corona, perilaku ini tidak berubah, namun berbeda,” kata Tri, Senin (27/4/2020).
Ia melanjutkan, fenomena tersebut dapat dilihat atas pembagian tiga zona berbeda selama puasa Ramadan. Pembagiannya terdiri dari zona 10 hari pertama, zona 10 hari pertengahan, dan zona 10 hari terakhir.
“Zona 10 hari pertama adalah masa di mana orang melakukan penyesuaian dalam berpuasa. Biasanya mereka cenderung sedikit royal dalam memenuhi kebutuhan kulinernya,” ucapnya.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Dr. Tri Siwi Agustina, SE, M.Si menuturkan, perilaku konsumtif selama Ramadan biasanya meningkat dibandingkan dengan 11 bulan lainnya. Banyak kebutuhan harian yang meningkat drastis, baik itu kebutuhan pokok maupun pendukung lainnya.
“Konsumen cenderung menginginkan variasi dalam jenis makanan dan minuman. Meskipun bertepatan dengan pandemi virus Corona, perilaku ini tidak berubah, namun berbeda,” kata Tri, Senin (27/4/2020).
Ia melanjutkan, fenomena tersebut dapat dilihat atas pembagian tiga zona berbeda selama puasa Ramadan. Pembagiannya terdiri dari zona 10 hari pertama, zona 10 hari pertengahan, dan zona 10 hari terakhir.
“Zona 10 hari pertama adalah masa di mana orang melakukan penyesuaian dalam berpuasa. Biasanya mereka cenderung sedikit royal dalam memenuhi kebutuhan kulinernya,” ucapnya.
Lihat Juga :