Golkar-NasDem Sebut Medan Butuh Pemimpin Muda Inovatif Benahi Keadaan
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Terkhusus untuk Bobby Nasution, Syaf menyebut pihaknya lebih dari siap. "Bukan cuma siap, Golkar Medan lebih dari siap memenangkan Bobby" tuturnya lagi.
Syaf justru meyakini sosok Bobby paling tepat membenahi Kota Medan. "Saya yakin dua tahun awal Bobby memimpin, Medan sudah berubah. Bobby punya jaringan luar biasa di pusat," sambung mantan Ketua AMPI Sumut itu. (BACA JUGA: Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumut)
Sementara, Afif Abdillah yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan menimpali, saat ini Kota Medan memang butuh pemimpin muda seperti Bobby. Baik walikota maupun wakilnya, harus muda.
"Yang muda itu bisa membawa gerakan perubahan. Seperti jargon NasDem, Gerakan Restorasi atau gerakan perubahan. Kita perlu pandangan-pandangan baru dari anak muda dan milenial. Sehingga, kita bisa lihat perspektif baru yang sebelumnya tidak terlihat dari pemimpin di Kota Medan ini," jelas dia.
Politisi muda ini pun menyebut perlunya langkah-langkah berani untuk kemajuan Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini. Dan, langkah berani sulit diharapkan dari sosok pemimpin yang tak lagi muda. Terlebih, sosok yang sudah terbebani politik balas budi.
Syaf justru meyakini sosok Bobby paling tepat membenahi Kota Medan. "Saya yakin dua tahun awal Bobby memimpin, Medan sudah berubah. Bobby punya jaringan luar biasa di pusat," sambung mantan Ketua AMPI Sumut itu. (BACA JUGA: Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumut)
Sementara, Afif Abdillah yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan menimpali, saat ini Kota Medan memang butuh pemimpin muda seperti Bobby. Baik walikota maupun wakilnya, harus muda.
"Yang muda itu bisa membawa gerakan perubahan. Seperti jargon NasDem, Gerakan Restorasi atau gerakan perubahan. Kita perlu pandangan-pandangan baru dari anak muda dan milenial. Sehingga, kita bisa lihat perspektif baru yang sebelumnya tidak terlihat dari pemimpin di Kota Medan ini," jelas dia.
Politisi muda ini pun menyebut perlunya langkah-langkah berani untuk kemajuan Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini. Dan, langkah berani sulit diharapkan dari sosok pemimpin yang tak lagi muda. Terlebih, sosok yang sudah terbebani politik balas budi.
(vit)
Lihat Juga :