Hasil Panen Padi di Sukoharjo Naik, Kementan Apresiasi Hasil Pupuk Organik Cair SMPN
Rabu, 14 September 2022 - 21:23 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga selisihnya 1,71 ton/hektare. Pencapaian hasil di atas hasil rata-rata pupuk konvensional ini kami dapatkan di setiap musim panen,” imbuhnya.
Dirut PT Sido Muncul Pupuk Nusantara (SMPN) David Hidayat menyampaikan sebagai bagian dari industri berkelanjutan yang berfokus kepada bahan-bahan organik maka SMPN berusaha maksimal berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional yang merupakan program prioritas Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Kontribusi nyata Sido Muncul melalui pembuatan pupuk organik cair dan padat berbahan dasar limbah jamu yang secara nyata mampu meningkatkan hasil panen para petani binaan PT SMPN.
"Hasil ini sudah dibuktikan saat proses ubinan di Sukoharjo yang didampingi oleh BPS, BPP, PPL dan rekan-rekan petani," tutur bungsu dari 5 bersaudara generasi kedua Sido Muncul ini.
Baca: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas.
Sebagai bagian anak bangsa, David Hidayat menegaskan pihaknya dalam menghadapi ketahanan pangan yang terpenting adalah waspada, hati-hati dan selalu optimistis.
"Dalam ancaman krisis pangan, saya tetap harus optimis, karena setiap kesulitan pasti ada peluang di situ. Pasti Tuhan bantu kita. Karena itu, sekarang adalah saatnya untuk optimis, bukan pesimis. Dengan memanfaatkan peluang. Dalam kondisi sesulit apa pun pasti ada peluang. Dan yang biasanya bisa ambil opportunity itu adalah entrepreneur, kita sebagai wirausahawa," sebutnya.
"Peluangnya apa? Ada krisis pangan berarti peluangnya ada di pangan. Makanya dengan pupuk organik SMPN terbuat dari limbah jamu ini terbukti dapat menaikkan hasil panen padi. Pupuk organik cair SMPN menunjukkan adanya selisih kenaikan hasil 26% di lahan pertanian padi di Kabupaten Sukoharjo," pungkas David Hidayat yang juga Dirut Sido Muncul ini.
Dirut PT Sido Muncul Pupuk Nusantara (SMPN) David Hidayat menyampaikan sebagai bagian dari industri berkelanjutan yang berfokus kepada bahan-bahan organik maka SMPN berusaha maksimal berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional yang merupakan program prioritas Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Kontribusi nyata Sido Muncul melalui pembuatan pupuk organik cair dan padat berbahan dasar limbah jamu yang secara nyata mampu meningkatkan hasil panen para petani binaan PT SMPN.
"Hasil ini sudah dibuktikan saat proses ubinan di Sukoharjo yang didampingi oleh BPS, BPP, PPL dan rekan-rekan petani," tutur bungsu dari 5 bersaudara generasi kedua Sido Muncul ini.
Baca: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas.
Sebagai bagian anak bangsa, David Hidayat menegaskan pihaknya dalam menghadapi ketahanan pangan yang terpenting adalah waspada, hati-hati dan selalu optimistis.
"Dalam ancaman krisis pangan, saya tetap harus optimis, karena setiap kesulitan pasti ada peluang di situ. Pasti Tuhan bantu kita. Karena itu, sekarang adalah saatnya untuk optimis, bukan pesimis. Dengan memanfaatkan peluang. Dalam kondisi sesulit apa pun pasti ada peluang. Dan yang biasanya bisa ambil opportunity itu adalah entrepreneur, kita sebagai wirausahawa," sebutnya.
"Peluangnya apa? Ada krisis pangan berarti peluangnya ada di pangan. Makanya dengan pupuk organik SMPN terbuat dari limbah jamu ini terbukti dapat menaikkan hasil panen padi. Pupuk organik cair SMPN menunjukkan adanya selisih kenaikan hasil 26% di lahan pertanian padi di Kabupaten Sukoharjo," pungkas David Hidayat yang juga Dirut Sido Muncul ini.
(nag)
Lihat Juga :